Kondisi Stabil, Pariwisata di Bali Tidak Terdampak Gejolak Timur Tengah

AKURAT.CO Kondisi pariwisata di Pulau Bali masih dalam keadaan kondusif dan stabil, meskipun situasi geopolitik global, termasuk dinamika di Timur Tengah, terus menjadi perhatian dunia.
"Kami terus memantau perkembangan situasi internasional secara cermat, khususnya terhadap potensi dampaknya pada mobilitas wisatawan global," kata Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Data terkini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata di Pulau Dewata masih berjalan baik dengan melihat tingkat hunian hotel tetap berada pada level yang sehat.
Data dari industri per 4 Januari 2026, di Kabupaten Badung, yang menjadi pusat utama pariwisata Bali, sekitar 52 persen hotel berada pada tingkat hunian 41-69 persen. Sementara, 36 persen hotel telah mencapai tingkat hunian 70 sampai 80 persen.
"Data ini menunjukkan bahwa mayoritas properti masih berada pada kategori hunian menengah hingga tinggi, yang menandakan performa pasar yang relatif kuat," ujar Menpar.
Baca Juga: Menag Lapor Persiapan Idulfitri ke Presiden Prabowo, Takbiran di Bali Beriringan dengan Nyepi
Untuk Kabupaten Gianyar, sekitar 53,8 persen hotel juga berada pada tingkat hunian 41-69 persen, dengan 23,1 persen berada pada kisaran 70-80 persen dan sebagian kecil mencapai tingkat hunian 81-100 persen.
Meski terdapat variasi tingkat hunian antarproperti, secara umum aktivitas pariwisata masih menunjukkan dinamika yang stabil.
"Situasi global tentu kami pantau dengan sangat serius. Namun data di lapangan menunjukkan bahwa kinerja pariwisata Bali dalam beberapa minggu terakhir masih berada pada kondisi yang stabil dengan tingkat hunian hotel yang tetap terjaga. Ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi yang dipercaya dan diminati wisatawan dunia," jelas Menpar.
Ia menekankan bahwa pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan pelaku industri pariwisata, serta memperkuat strategi pemasaran di berbagai pasar utama. Guna memastikan keberlanjutan kinerja sektor pariwisata nasional.
Kemenpar optimistis dengan daya tarik destinasi, kualitas pengalaman wisata serta kerja sama erat antara pemerintah dan industri, Indonesia tetap berada pada posisi yang kuat sebagai destinasi pilihan wisatawan global di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Baca Juga: Kemenpar Gandeng BPS Tingkatkan Kualitas Data dan Informasi Pariwisata
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja









