Eks Tentara Israel Kelola Vila di Bali, Menteri Imipas Dorong Penegakan Hukum dan Pengawasan Ketat

AKURAT.CO Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, menyoroti kasus dua mantan tentara Israel Defense Forces (IDF) yang diketahui mengelola vila-vila mewah di Bali.
Ia menegaskan, kasus ini bukan sekadar pelanggaran keimigrasian, tetapi berpotensi berkaitan dengan keamanan nasional dan ketertiban umum.
"Indonesia memiliki aturan yang jelas soal izin tinggal dan izin usaha bagi warga negara asing. Apalagi jika melibatkan pihak dengan latar belakang militer dari negara lain, pengawasannya harus ekstra ketat," ujar Agus, Sabtu (9/8/2025).
Agus mengapresiasi langkah cepat jajaran keimigrasian yang menurunkan sekitar 100 personel di Bali untuk memperkuat pengawasan dan penertiban wisatawan.
Menurutnya, sinergi antara imigrasi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan sangat penting untuk mencegah pelanggaran berulang.
"Saya mendukung penuh langkah Pak Gubernur yang meminta imigrasi turun langsung membantu penertiban. Ini menunjukkan bahwa Bali serius menjaga marwahnya sebagai destinasi wisata internasional yang tertib hukum," jelasnya.
Baca Juga: Kembalinya Belanda Pasca-Kekalahan Jepang: Babak Penentuan Pertaruhan Kedaulatan Indonesia
Sebagai informasi, dua warga Israel, yang diduga pernah berdinas sebagai tentara IDF itu, merupakan satu orang laki-laki, dan satu orang perempuan.
Satu dari dua orang itu diyakini bernama Shachar Gornen, yang banyak mempublikasikan dirinya sebagai seorang pengelana dan pembuat konten perjalanan.
Gonen, menurut penelusuran beberapa pengguna media sosial, diketahui aktif mengelola akun Instagram @gonenvillasbali, yang sebelum ramai menjadi perbincangan publik, akun itu aktif memamerkan konten-konten promosi vila-vila mewah bergaya tropis modern, yang eksklusif.
Namun, saat berita ini dibuat, akun itu menjadi akun privat, dan tidak memiliki unggahan serta pengikut.
Begitu pun dengan akun pribadi Shachar Gornen di media sosial Instagram juga privat sehingga konten-kontennya hanya dapat dilihat oleh mereka yang diizinkan menjadi pengikut akunnya.
Walaupun demikian, cuplikan-cuplikan kontennya di Instagram, termasuk yang menampilkan vila-vila mewah di Bali, masih dapat diakses dari mesin pencari Google.
Informasi yang berkembang sejauh ini, meskipun belum dikonfirmasi oleh Imigrasi, Shachar Gornen diketahui dapat masuk Indonesia karena mendaftarkan diri berasal dari Jerman.
Alhasil, dia pun diketahui sebagai orang Jerman oleh otoritas Imigrasi di Bali.
Shachar juga dikabarkan masuk menggunakan KITAS Investor, dan visanya berlaku sampai dengan Maret 2026.
Baca Juga: 7 Langkah Jitu Merencanakan Keuangan
Di Bali, dia dikabarkan tinggal di daerah Pererenan, Mengwi, Kabupaten Badung.
Sebagai pemegang KITAS Investor, Shachar berada di bawah naungan salah satu perusahaan Indonesia, yang bertindak sebagai penjamin.
Kabar tersebut, hingga berita ini diturunkan, belum dikonfirmasi secara resmi oleh Imigrasi.
Walaupun demikian, Polda Bali pada bulan lalu menyebut dapat ikut mengusut manakala ada potensi pelanggaran pidana dan aturan perundang-undangan lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








