PIK2 Dipuji Kepala Bapanas: Bersih, Tertata, dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan kekagumannya terhadap tata ruang dan pengelolaan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).
Menurut dia, kawasan ini menjadi contoh pengembangan kota yang modern, rapi, dan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“Hari ini saya agak surprise juga bisa sampai ke PIK dan PIK2. Saya lihat kota dan sungainya sangat tertata rapi, seperti di luar negeri,” ujar Arief usai kunjungannya belum lama ini.
Ia menyebut pengalaman berkunjung ke PIK2 memberikan perspektif baru soal bagaimana kota-kota di Indonesia dapat dibangun dengan perencanaan matang dan fasilitas publik yang menyatu dengan lingkungan.
“Bukan hanya bersih dan indah, tapi ada ekosistem yang tumbuh. Ada tempat tinggal, tempat usaha, kawasan kuliner, hingga ruang terbuka hijau yang menyatu dengan baik,” terang dia.
Arief menekankan pentingnya pengembangan kawasan yang memiliki konektivitas tinggi, terutama dalam hal akses transportasi.
Baca Juga: Hilirisasi Nikel Dorong Indonesia Jadi Negara Maju dan Pemain Global di Industri Baterai EV
Ia menilai kedekatan PIK2 dengan bandara dan akses tol menjadikannya kawasan strategis untuk mendukung mobilitas dan logistik.
“Satu kawasan yang prospektif, dengan akses dekat dengan bandara. Mudah-mudahan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Banten dan Jakarta,” ujarnya.
Lebih jauh, ia berharap kawasan seperti PIK2 bisa menjadi model dalam mendorong produktivitas wilayah melalui pendekatan yang menyatukan fungsi ekonomi, ekologi, dan sosial.
“Kalau daerah lain bisa mengembangkan ruang seperti ini dengan kearifan lokal masing-masing, saya yakin akan banyak pusat-pusat pertumbuhan baru di Indonesia,” tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








