Kota Ternate Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Bandang Sepekan ke Depan
Mukodah | 25 Agustus 2024, 20:21 WIB

AKURAT.CO Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, selama dua pekan ke depan.
"Selain itu, kita juga telah membentuk posko tanggap darurat bencana banjir bandang di Kelurahan Rua dan menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang dialami warga," kata Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Minggu (25/8/2024).
Pemkot Ternate telah melakukan evakuasi terhadap korban banjir bandang dan akan terus fokus melakukan evakuasi.
Di samping itu, pihaknya akan mengecek secara pasti nama-nama korban agar datanya tidak simpang siur dan melalui satu pintu di posko tanggap darurat.
"Selain itu, kita juga telah membentuk posko tanggap darurat bencana banjir bandang di Kelurahan Rua dan menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang dialami warga," kata Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Minggu (25/8/2024).
Pemkot Ternate telah melakukan evakuasi terhadap korban banjir bandang dan akan terus fokus melakukan evakuasi.
Di samping itu, pihaknya akan mengecek secara pasti nama-nama korban agar datanya tidak simpang siur dan melalui satu pintu di posko tanggap darurat.
Baca Juga: PSI Resmi Dukung Ridwan Kamil dan Suswono untuk Pilgub DKI Jakarta 2024
"Sedangkan untuk pengungsi banjir bandang ini kita tempatkan di SMK Pelayaran Kelurahan Kastela dan korban yang lain sudah berada keluarga mereka untuk sementara waktu," jelas Rizal, dikutip dari Antara.
Pemkot Ternate telah menyiapkan posko pengungsi bagi para korban, salah satunya di SD Kelurahan Rua agar mempermudah proses evakuasi dan koordinasi di lapangan.
Juga akan menyiapkan segala kebutuhan di posko evakuasi untuk pengungsi, baik itu air bersih, makanan dan lain-lain.
Dari data yang diterima, total korban meninggal dunia sebanyak 13 orang sudah ditemukan dan satu korban lainnya ditemukan menjelang dihentikan sementara proses pencairan.
"Sedangkan untuk pengungsi banjir bandang ini kita tempatkan di SMK Pelayaran Kelurahan Kastela dan korban yang lain sudah berada keluarga mereka untuk sementara waktu," jelas Rizal, dikutip dari Antara.
Pemkot Ternate telah menyiapkan posko pengungsi bagi para korban, salah satunya di SD Kelurahan Rua agar mempermudah proses evakuasi dan koordinasi di lapangan.
Juga akan menyiapkan segala kebutuhan di posko evakuasi untuk pengungsi, baik itu air bersih, makanan dan lain-lain.
Dari data yang diterima, total korban meninggal dunia sebanyak 13 orang sudah ditemukan dan satu korban lainnya ditemukan menjelang dihentikan sementara proses pencairan.
Baca Juga: Daftar Versi Bluetooth yang Didukung Oleh Berbagai Model iPad
Sementara, data yang dikantongi tim posko tanggap darurat yang dibentuk Pemkot Ternate menunjukkan korban meninggal berjumlah 11 orang.
Dari pantauan di lapangan, Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban bencana banjir bandang di Kelurahan Rua.
Banjir tersebut membawa material lumpur, batu hingga kayu dengan ukuran besar yang menerjang pemukiman warga.
Di lokasi terlihat empat unit ekskavator dikerahkan membersihkan material yang menutup akses jalan utama di lokasi di tengah guyuran hujan.
Sementara, data yang dikantongi tim posko tanggap darurat yang dibentuk Pemkot Ternate menunjukkan korban meninggal berjumlah 11 orang.
Dari pantauan di lapangan, Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban bencana banjir bandang di Kelurahan Rua.
Banjir tersebut membawa material lumpur, batu hingga kayu dengan ukuran besar yang menerjang pemukiman warga.
Di lokasi terlihat empat unit ekskavator dikerahkan membersihkan material yang menutup akses jalan utama di lokasi di tengah guyuran hujan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







