Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Salurkan Sembako untuk Santri Serta Bantuan Dana Ponpes Darussalam Tegal Rejo OKU Timur

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menyalurkan bantuan sembako bagi para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Tegal Rejo OKU Timur.
Selain itu, bantuan lainnya juga diberikan berupa dana untuk perluasan pembangunan pondok pesantren tersebut.
Kedua jenis bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Fatoni di sela-sela mendampingi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy.
Keduanya menghadiri kegiatan Haul Sulthon Auliya Syech Abdul Qodir Al-Jilani di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Tegal Rejo, Kecamatan Pelita Jaya, Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu) Timur, Sumsel, Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Airlangga Optimis Program Makan Siang Gratis Bisa Genjot Ekosistem UMKM
Melalui kesempatan ini, Fatoni mengampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Menko PMK Muhadjir Effendy di Provinsi Sumsel sekaligus memberikan motivasi dan nasihat yang bisa menjadi pedoman.
“Selamat datang Bapak Menteri, beliau berkeliling merajut silaturahmi, memberikan nasihat kepada kita semua,” kata Fatoni.
Fatoni menyebut Provinsi Sumsel merupakan daerah yang berkomitmen dalam menjaga iklim kondusif dibuktikan dengan terselanggaranya pemilihan umum yang berjalan lancar, aman dan damai. Hal ini tentunya berkat kerjamsama seluruh stakeholder termasuk masyarakat.
“Terima kasih kepada masyarakat Provinsi Sumsel telah menjaga iklim kondusif, Provinsi Sumsel ini Bapak Menteri dikenal zero konflik, ini kebanggaan bagi kita semua dan akan tetap terus ditingkatkan,” ungkap Fatoni.
Baca Juga: Seleksi Timnas Indonesia U-16 Jilid Pertama Rampung, Nova Arianto Sebut Jasa STY dan Indra Sjafri
Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK Muhadjir Effendy juga menyalurkan sejumlah bantuan bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Tegal Rejo OKU Timur.
Dia berharap para santriwan maupun santriwati yang mengenyam pendidikan mampu menguasai ilmu agama maupun pengetahuan umum serta berkarakter unggul kedepannya.
“Santri-santri tidak boleh kalah bersaing, santri harus memiliki pengetahuan yang luas, kami sarankan menambah program studi, jangan hanya program studi marketing. Ditambah juga ilmu-ilmu kemajuan teknologi bagi para santri. Santri poinnya ada dua, pertama menguasai agama, berarti akhlaknya insya Allah lebih baik, juga Insya Allah bisa bersaing,” jelas Menko PMK.
Baca Juga: NBA Hari Ini: Sempat Defisit 21 Poin, Lakers Kalahkan Clippers di Derbi Los Angeles
Turut hadir mendampingi Menko PMK RI, antara lain Deputi 1 Bidang Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryantono, Plt. Deputi 3 Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Penduduk Budiono Subambang, Deputi 6 Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Warsito, Bupati Ogan Komering Ulu Timur Lanosin Hamzah dan Wakil Bupati OKU Timur Adi Nugraha Purna Yudha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









