Pabrik Sawit di Batubara Terbakar: Polisi, TNI, Wartawan Tidak Boleh Masuk Lokasi

AKURAT.CO, Pabrik sawit PT. Arya Rama Persada yang terletak di Dusun 1, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara terbakar, Sabtu (3/9/2022) sekira pukul 12.00 WIB.
Salah satu sekuriti di lokasi kejadian tidak memperkenankan orang luar untuk memasuki area pabrik. Termasuk aparat penegah hukum.
"Enggak boleh masuk bang, ini perintah komandan, siapa pun enggak bisa masuk, polisi, TNI pun enggak bisa masuk," terang seorang sekuriti yang enggan disebutkan namanya itu.
Sementara, salah satu pekerja pabrik mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Dia menduga pemicu kebakaran akibat percikan api akibat pengelasan yang dilakukan di tempat penyimpanan CPO-nya.
Api membakar tangki CPO yang menyebabkan sulit dipadamkan.
Di lokasi kejadian tampak mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Batubara tengah berupaya memadamkankan api.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada pihak manajemen pabrik yang bisa dimintai konfirmasi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik




