Rasa Cemas Berlebih di Tengah Pandemi Covid-19 Bisa Timbulkan Gejala Psikosomatis pada Tubuh

AKURAT.CO, Rasa cemas berlebihan selama wabah corona (COVID-19) bisa menyebabkan timbulnya gejala psikosomatis yang kurang baik pada tubuh seseorang.
"Kecemasan adalah reaksi psikisomatik ketika menghadapi situasi, kondisi, atau objek yang dianggap kurang menyenangkan, atau berbahaya. Reaksinya bisa juga dalam bentuk gejala fisik seperti sakit perut, jantung berdetak lebih cepat, keringat dingin, pusing, dan lain sebagainya," jelas Psikolog Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Sanglah Denpasar, Lyly Puspa Palupi di Denpasar, Rabu (1/4/2020).
Ia mengatakan bahwa gejala psikosomatis bisa bermacam-macam, antara lain gangguan pada lambung atau sakit maag, pusing, batuk-batuk tanpa berhenti, sakit kepala, dan lain sebagainya.
Timbulnya gejala psikosomatis disebabkan karena faktor psikis (emosi dan pikiran) yang mengganggu kondisi individu tersebut. Kata dia, rasa cemas yang berlebihan selama wabah corona ini bisa dialami siapa saja mulai dari remaja SMP sampai dengan orang dewasa.
"Jadi benar psikosomatik timbul dari rasa cemas yang berlebihan. Begitu rasa cemas hilang, biasanya keluhan fisik nya juga akan ikut hilang," jelasnya.
Selain itu, Lyly juga mengimbau masyarakat menghindari adanya kondisi panic buying selama wabah ini, karena panic buying dapat memicu rasa cemas berlebihan.
"Untuk panic buying ini sebaiknya dihindari. Beberapa barang yang memang sangat penting seperti kebutuhan pokok, makanan dan susu buat anak, bisa dipersiapkan untuk keperluan 1 - 2 minggu ke depan. Tidak perlu berlebihan," katanya.
Ia menjelaskan bahwa panic buying adalah reaksi dalam bentuk perilaku membeli atau belanja barang-barang dalam jumlah yang banyak.
"Kadang juga yang dibeli sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Tapi karena merasa takut dan cemas akan sesuatu seperti takut kekurangan, kehabisan, kelaparan, takut dan takut tidak bisa berbelanja lagi maka mendorong psikis untuk belanja," tukasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan


