Kembali Tercemar Limbah Ethanol, PDAM Hentikan Pengoperasian Instalasi Pengolahan Air di Bengawan Solo

AKURAT.CO, Pekatnya polutan yang mencemari Sungai Bengawan Solo sebagai sumber air baku yang diolah membuat Perumda Air Minum Toya Wening (PDAM) Kota Solo menghentikan operasional tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dimiliki sekaligus, Jumat (1/11/2019).
Direktur Teknik PDAM Toya Wening, Triatmojo Sukomulyo mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan pengolahan air karena air Sunga Bengawan Solo sebagai air baku pencemarannya terlalu pekat dan mengeluarkan bau alkohol yang tajam. Sehingga tidak memenuhi syarat sebagai air baku.
"Airnya sangat hitam dan berbau alkohol yang menyengat karena endapan limbah ethanol dari Sukoharjo yang selama ini di Sungai Samin tergelontor hujan yang kemarin mengguyur wilayah Karanganyar hingga akhirnya masuk aliran Sungai Bengawan Solo. Orang-orang biasanya nyebutnya sebagai bladu," paparnya saat dihubungi, Sabtu (2/11/2019).
Ia menambahkan, bladu juga membuat ikan di Sungai Bengawan Solo mabuk hingga mati keracunan. Dan kali ini tingkat kepekatan bladu sangat tinggi, sehingga tidak memungkinkan untuk diolah.
"Awalnya yang kita hentikan IPA Semanggi sejak Kamis (31/10/2019) malam, tapi karena pasokan air Bengawan Solo juga lama-lama menipis dan kualitasnya juga jelek sehingga akhirnya IPA Jebres dan Jurug juga kami hentikan operasionalnya hari ini (Jumat). Kami belum tahu sampai kapan operasional IPA kami hentikan. Tergantung turun hujan atau tidak. Karena kalau hujan kan air limbah bisa tergelontor ke hilir," jelas Triatmojo.
Sementara itu, petugas intake IPA Semanggi, Purnomo mengatakan, kondisi pencemaran kali ibi merupakan yang terparah dibandingkan dua kali sebelumnya.
"Airnya hitam pekat bau alkoholnya sangat menusuk. Kami kemarin dan hari ini sudah ambil sampel airnya untuk dikirim ke laboratorium," jelasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T




