Tulis Jokowi Jadi Cawapres di Undangan Nobar Debat, KPU Medan Minta Maaf

AKURAT.CO Sebelum acara debat calon presiden dan wakil presiden perdana di Jakarta, ada kejadian menarik di Kota Medan, Sumatera Utara.
Poster undangan acara nonton bareng yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum Kota Medan tersebar di group percakapan jurnalis Medan. Sekilas memang poster itu tak ada yang janggal, namun setelah diteliti barulah terlihat masalahnya.
Dalam brosur, KPU Medan menulis Joko Widodo sebagai calon wakil presiden, sementara Ma'ruf Amin ditulis sebagai calon presiden.
Sontak, kesalahan penulisan pada poster dikomentari banyak jurnalis. "Salah itu fotonya. Kok Jokowi cawapres. Gimana sih itu KPU?" kata jurnalis.
Mengetahui ada kesalahan pada poster yang diterbitkan, KPU Medan langsung meminta agar brosur tidak lagi disebar karena akan segera diperbaiki.
"Alamak, tarik bang, mohon maaf ya abang-abang. Mudah-mudahan belum ada yang capture atau screenshoot dan menyebarkannya," kata komisioner KPU Medan.
Tidak lama berselang, KPU Medan mengeluarkan surat dengan Nomor 79/PP.05-Pu/1271/KPU-Kot/2019 tentang klarifikasi dan permohonan maaf atas kesalahan penulisan.
"Sehubungan dengan adanya kesalahan pengetikan pada poster nonton bareng debat calon Presiden dan wakil presiden RI pemilu 2019 di kantor KPU Medan yang telah tersebar di media sosial, maka bersama ini KPU Medan telah memperbaiki kesalahan tersebut dan sekaligus secara resmi memohon maaf kepada semua pihak."
Akhirnya, KPU Medan menerbitkan poster undangan nonton bareng yang baru. Acara nonton bareng diselenggarakan di halaman kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan 37. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




