HNSI Minta Nelayan Indonesia Tak Lakukan Illegal Fishing

AKURAT.CO, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia, (HNSI) Sumatera Utara (Sumut), meminta kepada nelayan tradisional dan pemodal besar agar jangan melakukan penangkapan ikan secara ilegal dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang pemerintah.
"Sebab, penggunaan alat tersebut melanggar hukum dan tidak dibenarkan berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 02 Tahun 2015," kata Wakil Ketua DPD HNSI Sumut, Nazli, di Medan, Senin (17/9).
Oleh karena itu, menurut dia, para nelayan harus meninggalkan alat tangkap pukat hela atau "trawl" yang dilarang oleh pemerintah.
"Alat penangkap ikan tersebut, tidak ramah lingkungan dan tidak diperbolehkan lagi beroperasi di perairan Indonesia," ujar Nazli.
Ia menyatakan, nelayan harus meninggalkan alat tangkap yang merusak lingkungan dan sumber hayati di laut.
Alat tangkap itu, yakni pukat hela (trawl), pukat tarik (seine nets), cantrang, dan sejenis lainnya.
"Seluruh alat penangkap ikan yang telah dilarang pemerintah itu, harus dihentikan dan jangan lagi digunakan olen nelayan," kata Nazli.
Dia berharap agar nelayan jangan lagi melakukan pelanggaran hukum dan menangkap ikan secara ilegal dengan pukat harimau.
Nelayan tersebut, bisa saja diamankan oleh petugas TNI AL, Satuan Polisi Perairan dan institusi hukum terkait lainnya.
Banyak nelayan yang ditembak petugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) karena masih mengoperasikan pukat harimau dan, saat diamankan mereka melakukan perlawanan, serta melarikan diri.
"Kita tidak menginginkan nelayan tersebut menghadapi masalah hukum atau ditembak petugas keamanan dan hal itu jangan sampai terjadi," tandasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya


