DPRD Fraksi PAN Dorong BPK dan Kejagung Usut Proyek Sekolah di Jakbar, Tuntut Keterbukaan RAB

AKURAT.CO DPRD Jakarta menuntut kejelasan dan transparansi, dari data Rencana Anggaran Biaya (RAB) dalam proyek rehabilitasi sekolah di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Terutama, item berkode 1.3 yang disebut menyedot dana hingga ratusan miliar rupiah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Kami sudah beberapa kali minta RAB itu dibuka. Ini demi transparansi penggunaan uang rakyat," kata Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta, Astrid Kuya, kepada wartawan, Senin (23/6/2025).
Baca Juga: Proyek Sekolah Rp208 M Diduga Asal Jadi, DPRD Geram Disdik Jakarta Dituding Kangkangi Hukum
Legislator Fraksi PAN itu menyebut, permintaan itu bukan hanya disampaikan dalam rapat komisi, tapi juga telah resmi disuarakan melalui pandangan Fraksi PAN dalam rapat paripurna DPRD. Namun hingga kini, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta belum juga memberikan respons.
"Jangan sampai muncul kesan ada yang ditutupi. Kami sudah angkat ini di paripurna kemarin," ujarnya.
Di sisi lain, Astrid mengapresiasi dukungan Gubernur Pramono Anung terhadap langkah Komisi E dalam mengawasi dan mengontrol penggunaan anggaran pendidikan.
Tak berhenti di situ, Fraksi PAN juga tengah mendorong agar persoalan ini melibatkan lembaga audit dan aparat penegak hukum seperti BPK, BPKP, dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta turun tangan untuk ikut mengusut.
"Proyek ini harus diaudit dan diselidiki secara menyeluruh. Ini bentuk komitmen kami terhadap transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







