Nusa Halmahera Minerals Gelar Program ERT Volunteer untuk Selalu Siap dalam Segala Kondisi Kedaruratan di Gosowong

AKURAT.CO PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggelar program Emergency Response Team (ERT) Volunteer sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan di tambang emas Gosowong.
Program yang sudah dimulai sejak 24 April 2025 ini ditetapkan sebagai kegiatan wajib atau mandatory yang harus diikuti beberapa perwakilan karyawan yang ditugaskan dari masing-masing departemen.
Baca Juga: Komitmen Lanjutkan Pembangunan Halmahera Tengah, Apel Kemenangan Elang-Rahim Pikat Ribuan Hati Warga
"Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan ERT Volunteer mampu melakukan penanganan awal yang efektif. Sehingga situasi dapat dikendalikan sebelum memburuk lebih jauh," kata Coordinator Technics ERT, Zakaria Barham, dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).
Dia menjelaskan, tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kesadaran karyawan terhadap potensi kondisi darurat serta membekali mereka dengan kompetensi pertolongan pertama yang sesuai dalam mendukung Tim ERT NHM apabila terjadi sesuatu.
Baca Juga: Elang-Rahim Janji Wujudkan Pembangunan Halmahera Tengah Berdasarkan Semangat Kepahlawanan
PT NHM menyadari bahwa dalam situasi darurat, orang terdekat sering kali menjadi penolong pertama sebelum bantuan medis profesional tiba.
"Keberadaan anggota ERT Volunteer merupakan salah satu pilar penting dalam sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Walaupun bersifat sukarela, kontribusi mereka memiliki peran strategis," kata General Manager Geology Resources & Support, Project and Planning, Denny Lesmana.
Baca Juga: Gunung Ibu di Halmahera Meletus, Masyarakat Diminta Waspada
Dia juga menegaskan pentingnya peran para sukarelawan ini. Untuk itu, para peserta akan mengikuti refresh training setiap bulan guna meningkatkan keterampilan dan menjaga kesiapan mereka dalam menghadapi situasi darurat.
Volunteer dapat menjadi garda terdepan sebagai first responder dalam menghadapi situasi darurat dan menyelamatkan nyawa. Dengan pelatihan yang tepat dan dukungan perusahaan.
Baca Juga: Ada Persoalan Hukum Dalam Aktivitas Tambang Emas Sekotong, KPK Segera Turun ke Lokasi
Saat ini ketersediaan personel, termasuk tim ERT HSE, menjadi lebih terbatas seiring dengan adanya efisiensi operasional.
"Kondisi ini menambah urgensi keberadaan ERT Volunteer, yang bertugas memberikan respons cepat demi meminimalkan potensi kerugian terhadap keselamatan jiwa maupun aset perusahaan. Serta mendukung proses pemulihan (recovery) pascakejadian," Manager Health Safety and Environmental (HSE), Widi Wijaya, menambahkan.
Baca Juga: Tambang Emas Burkina Faso Meledak, 60 Tewas dan Puluhan Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








