AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen membangun dan memperbaiki infrastruktur di seluruh desa.
Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, mengatakan, hal itu perlu dilakukan, mengingat desa juga menjadi penyedia utama sumber daya alam dan pangan.
Menurutnya, desa merupakan sektor penting sebagai akar kekuatan bangsa.
Oleh karena itu, Pemprov Jabar segera melakukan pembagunan dan perbaikan infrastruktur di desa-desa.
Baca Juga: Kementerian PU Rampungkan Rehabilitasi dan Renovasi Infrastruktur Pascagempa Cianjur
"Pemerintah terus berupaya membangun infrastruktur dasar, memperbaiki transportasi desa dan menyediakan fasilitas publik yang memadai. Desa yang memiliki akses yang baik akan lebih mudah berkembang secara sosial dan ekonomi, sehingga masyarakatnya pun semakin sejahtera," jelas Bey, melalui keterangan yang diteriam di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Bey mengatakan, infrastruktur yang baik akan mempermudah desa berkembang secara sosial dan ekonomi, sehingga masyarakatnya dapat hidup lebih sejahtera.
Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat desa dalam memaksimalkan potensi lokal, khususnya sektor pertanian dan UMKM.
"Pemerintah berkomitmen memperkuat ekonomi desa melalui pelatihan keterampilan, akses permodalan dan kolaborasi dengan pelaku usaha. Dengan mendorong UMKM dan mengintegrasikan produk lokal ke pasar yang lebih luas, desa akan mencapai kemandirian ekonomi yang lebih kuat," terangnya.
Baca Juga: Prabowo Minta Pembangunan Infrastruktur Harus Berkualitas Tapi Tetap Efisien
Dalam peringatan Hari Desa Nasional di Kabupaten Sumedang pada Rabu (15/1/2025), Bey bersama sejumlah menteri meninjau lokasi pencanangan program Gema Tandan Desa atau Gerakan Menanam untuk Ketahanan Pangan Desa, yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Gema Tandan Desa diharapkan menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan desa.
Bey menyebut, gerakan ini memiliki dua dimensi strategis yakni keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi.
Lahan desa di Cibeureum Kulon dimanfaatkan secara optimal dengan penanaman jagung serta pengelolaan peternakan Ayam Sentul dan Domba Garut, yang menjadi sumber pangan utama masyarakat setempat.
"Desa sebagai pusat produksi pangan harus mampu menyediakan bahan pangan yang cukup, bergizi dan berkelanjutan. Gerakan ini tidak hanya mendukung keberlanjutan ekosistem desa tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat setempat," kata Bey.
Hari Desa Nasional 2025 di Desa Cibeureum Kulon menjadi momentum penting untuk memperkuat peran desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Sekaligus memberdayakan masyarakat desa agar lebih mandiri dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 720 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja








