Zulhas Bagikan Makan Gratis-Bantuan Pendidikan ke Siswa di Lampung Selatan

AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali melakukan kunjungan kerja di Lampung, hari ini (Jumat, 2/8/2024).
Dalam kunker tersebut tersebut sejumlah agenda pun dilakukan, salah satunya membagikan makanan gratis kepada siswa di tiga sekolah di Lampung Selatan.
Adapun, tiga sekolah tersebut yakni SMK Swadipa 2 Natar, SMA Yadika Natar dan SMAN 1 Natar.
Zulhas pun meminta anak-anak yang berani maju kedepan bersama dengan dirinya. Dengan berani maju, Zulhas memberikan pertanyaan.
Ketika berhasil dijawab, Zulhas memberikan bantuan pendidikan langsung kepada siswa senilai Rp1 juta ditambah jaket.
Baca Juga: Jokowi Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia: Saya Tidak Sempurna
"Ini karena berani, padahal Pancasila semuanya (siswa) hapal. Tapi tidak semua berani, karena dia (siswa) berani, maka saya akan beri hadiah (bantuan Pendidikan) uang Rp1 juta dan jaket," kata Zulhas.
Setelah melakukan interaksi bersama para siswa, Zulhas juga membagikan makanan bergizi gratis.
Zulhas yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan, pemerintah pusat sudah menganggarkan sebesar Rp71 triliun untuk makanan bergizi.
"Anggaran Rp71 triliun untuk makanan bergizi ya. Nanti seperti apa akan dirumuskan oleh ahli gizi, tapi sudah ada anggarannya Rp71 triliun," jelasnya.
Baca Juga: KPK Panggil Direktur BKPM Nonaktif Hasyim Daeng Usut Korupsi di Lingkungan Pemprov Maluku Utara
Untuk di Lampung, nantinya anggaran akan disesuaikan dengan harga yang sudah ditentukan nantinya.
Namun, Zulhas memastikan dalam setiap makanan bergizi yang dibagikan berisikan telur, ikan dan buah.
Termasuk yang dibagikan pada hari ini di tiga sekolah di Lampung Selatan.
"Nanti yang menentukan harga para ahlinya harus mencukupi gizi misalnya telur ada ikan ada buah," pungkas Zulhas.
Baca Juga: Selain Tegas Hukum, TNI Polri Diminta Lakukan Pendekatan Humanis Atasi Teror KKB
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









