Akurat Logo

Letakkan Batu Pertama Masjid Direktorat Metrologi Di Bandung, Mendag: Mudah-mudahan Membawa Kebaikan

Arief Rachman | 29 September 2023, 15:44 WIB
Letakkan Batu Pertama Masjid Direktorat Metrologi Di Bandung, Mendag: Mudah-mudahan Membawa Kebaikan

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan atau Zulhas memimpin peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Ihsan di kantor Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan di Jalan Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Peletakan batu pertama tersebut dilaksanakan di sela-sela kunjungan di Bandung, Rabu (27/9/2023).

Mendag Zulhas berharap agar Masjid Al-Ihsan dapat membawa kebaikan bagi masyarakat sekitar.

“Kita sama-sama harapkan Masjid Al-Ihsan dapat membawa kebaikan bagi masyarakat. Mari kita doakan dan dukung sama-sama agar pembangunannya berjalan lancar dan cepat selesai,” kata Mendag Zulhas.

Baca Juga: Tinjau Harga Bapok Di Pasar Sederhana Bandung, Mendag: Pemerintah Terus Banjiri Pasar Dengan Beras

Dalam kegiatan peletakan batu pertama ini, turut hadir Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Moga Simatupang, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi, Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga Syailendra, dan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Arief di kantor pusat Kemendag Veri Anggrijono.

Mendag Zulhas berharap, setelah selesai dibangun, Masjid Al-Ihsan ini akan dapat memberi manfaat bagi pegawai Direktorat Metrologi dan warga muslim di sekitar kantor Direktorat Metrologi. Ia ingin agar masyarakat sekitar turut tertampung semua saat ibadah berjamaah di masjid ini.

Mendag Zulhas juga berharap keberadaan Masjid Al-Ihsan dapat membawa keberkahan dan menciptakan ukhkuwah Islamiyah, sehingga memberi kenyamanan dan ketenangan ibadah salat.

Baca Juga: Efek Domino TikTok Shop Buat Mendag Kunjungi Pasar Tanah Abang: Mau Dengar Pedagang

Masjid Al-Ihsan akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 700 m2 dan akan memiliki bangunan seluas 531 m2.

Masjid ini akan memiliki dua lantai dengan desain bangunan yang selaras dengan bangunan-bangunan bernuansa warisan budaya (heritage) di sekitar kantor Direktorat Metrologi Bandung. Pembangunan masjid diestimasi membutuhkan waktu delapan bulan.

Setelah beroperasi, Masjid Al-Ihsan akan dapat menampung kurang lebih 350 jamaah. Pembangunan masjid Al-Ihsan dibiayai dari donasi jamaah.

Ketua DKM Masjid Al-Arief Kemendag sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Ihsan Veri Anggrijono mengatakan, salah satu cara memakmurkan masjid adalah pemakmuran secara lahiriah atau menjaga fisik dan bangunan masjid.

Dengan begitu, masjid akan terjaga dari ketidaknyamanan dan gangguan lainnya yang membuat jamaah terganggu dalam beribadah.

“Kami mohon bantuan semua pihak, baik materiel, moril, maupun doa restu agar pembangunan masjid ini dapat terwujud tanpa kendala,” ujar Veri.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.