Presiden Jokowi Apresiasi Waibu Agro Edu Tourism Milik PYCH Binaan BIN

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji dan mengapresiasi Waibu Agro Edu Tourism milik Papua Youth Creative Hub (PYCH) binaan Badan Intelijen Negara (BIN) di Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua.
Waibu Agro Edu Tourism merupakan pusat edukasi wisata yang berfokus pada pertanian, peternakan, dan perikanan. Nama Waibu dari Waibu Agro Edu Tourism merupakan kepanjangan dari wajah baru Indonesia (Waibu), selain dari nama distrik di Jayapura tersebut.
Menurut Jokowi, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan serta memberikan dukungan kepada anak muda PYCH yang menjadi garda terdepan dalam upayanya ikut dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Papua.
"Kreativitas anak-anak muda di Papua, di tampung, diedukasi di sini. Diberikan pembelajaran, baik mengenai packaging, baik mengenai hidroponik, baik mengenai pemeliharaan ayam, peternakan ayam, baik juga mengenai perikanan, kemudian pembuat makanan ternak, makanan ikan, semuanya diadakan training, pelatihan disini," tutur Presiden Jokowi usai meninjau Waibu Agro Edu Tourism, Jumat (7/7/2023).
Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya memulai dari pasar. Dia mengatakan permintaan dari pasar harus menjadi acuan dalam memulai produksi.
Misalnya, jika permintaan adalah telur, maka produksi ayam telur harus dilakukan. Jika permintaan adalah daging ayam, berarti perlu mengembangkan ayam pedaging. Memulai dari pasar adalah hal yang penting. Semua harus dimulai dari permintaan pasar.
Jokowi berharap dengan adanya Waibu Agro Edu Tourism yang dikeola oleh PYCH, anak-anak muda di Papua akan dapat menguasai pasar di masa depan. Menurut Jokowi, produk unggulan yang dikemas dengan baik juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapa pun yang datang ke tanah Papua.
"Ya mestinya pasar yang ada di Papua bisa dikuasai oleh anak-anak muda kedepan. kemudian produk-produk unggulan dipackaging, dikemas dengan baik juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapapun yang datang ke tanah Papua," ucapnya.
Presiden Jokowi dalam kunjungannya tidak sendirian, beliau ditemani oleh beberapa pejabat tinggi negara, antara lain Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia dan sejumlah pejabat lainnya.
Waibu Agro Edu Tourism menawarkan sejumlah fasilitas modern, termasuk indoor farming, hidroponik, garden bed, perkebunan, ladang jagung, rumah produksi benih jagung unggul, peternakan ayam pedaging, kolam apung, dan bioflok.
Semua fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada anak muda hingga masyarakat Papua mengenai sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Selama kunjungan tersebut, Presiden Jokowi dan rombongan pejabat negara berkeliling untuk melihat langsung fasilitas yang ada di Waibu Agro Edu Tourism.
Salah satu pencapaian signifikan dari Agro Edu Tourism adalah dalam produksi bibit jagung. Sebelumnya, masyarakat Papua harus mengimpor bibit jagung dari luar.
Namun, dengan adanya Agro Edu Tourism, bibit jagung yang berkualitas sudah dapat dihasilkan secara lokal. Saat ini, banyak masyarakat yang telah menggunakan bibit jagung dari Agro Edu Tourism untuk pengembangan pertanian di daerahnya.
Dengan penggunaan bibit jagung yang berkualitas ini, diharapkan hasil panen jagung di Papua dapat meningkat secara signifikan, memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi petani setempat, dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Kunjungan Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat tinggi negara ke Waibu Agro Edu Tourism di Papua merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di wilayah timur Indonesia.
Diharapkan kunjungan ini akan memberikan dorongan dan motivasi bagi pengembangan sektor tersebut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pemanfaatan potensi alam yang ada.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




