5 Fakta Cucu Mensos Risma Diusir dari Playground, Sang Ayah Merasa Didiskriminasi

AKURAT.CO Kabar kurang sedap datang dari keluarga Menteri Sosial Tri Rismaharini atau Risma. Pasalnya, putra Risma, Fuad Benardi beserta istri dan anaknya, merasa mendapatkan perlakuan tidak adil saat mengunjungi tempat bermain di Surabaya.
Bahkan, anak, menantu, dan cucu Risma ini harus menerima diusir dari tempat bermain tersebut. Bagaimana peristiwa ini bisa terjadi? Berikut deretan faktanya.
1. Bermula dari peraturan penggunaan masker
Menurut Erra Masita Maharani, istri dari Fuad Benardi mengatakan, kejadian bermula saat ia beserta suami dan anaknya mengunjungi playground anak di Mal Ciputra World Surabaya, pada Rabu (31/8) kemarin.
Sebelum memasuki area bermain, Erra mengaku sempat mendapatkan pemberitahuan bahwa setiap anak dan pendamping yang masuk ke area tersebut wajib menggunakan masker.
"Dari awal sudah ditegaskan, kalau anaknya nggak pakai masker nanti diperingatkan tiga kali. Kalau nggak bisa, kru-nya berhak mengusir," ujar Erra, kepada awak media, Kamis (1/9).
2. Anak Erra dan Fuad Benardi tidak mau menggunakan masker
Setelah masuk ke area playground, ternyata anak kedua Erra rewel dan menolak menggunakan masker. Erra pun mengaku sempat membujuk anaknya agar mau mengenakan masker. Namun, karena tetap tidak mau mengenakan masker, Erra beserta anak dan suaminya pun kemudian diminta keluar dari playground.
"Di dalam saya berusaha membujuk anak kedua saya untuk memakai masker sembari diingatkan dan diikuti terus sama salah satu kru-nya. 20 menit di dalam (playground) akhirnya saya keluar," ungkap Erra.
3. Erra dan Fuad awalnya menerima dan mengapresiasi peraturan tersebut
Lebih lanjut, menurut Erra awalnya ia dan suami menerima peraturan tersebut. Bahkan, ia mengapresiasi dengan peraturan protokol kesehatan yang cukup tegas di lokasi itu.
"Waktu itu saya pikir keren tempat ini. Prokes banget, salut," ujar Erra.
4. Peraturan ternyata dinilai tidak adil
Persoalan muncul, saat Erra dan suami kemudian mendapati banyak anak-anak lain di dalam playground yang ternyata tidak menggunakan masker. Bahkan, mereka bebas main dan tidak mendapat teguran apalagi diminta keluar.
Melihat hal tersebut, Fuad pun kemudian protes kepada kru yang ada di lokasi itu.
"(Anak lain yang tidak memakai masker) kok dibiarkan? Nggak ditegur kayak anak saya? Nggak dibuntuti terus kayak anak saya?" protes Fuad.
5. Fuad merasa peraturan tidak adil tersebut sebagai tindakan diskriminasi dan rasis
Fuad menduga, jika peraturan yang tidak adil di playground itu merupakan bentuk diskriminasi etnis dan rasisme.
"Apa kami orang Jawa, bisa diusir semena-mena? Tolong Playtopia, jangan tempat bermain rasis," ujar Fuad.
Fuad menyebut, dirinya saat itu memang sengaja tidak memberitahu jika ia adalah anak dari mantan Wali Kota Surabaya dua periode yang kini menjadi Mensos, Tri Rismaharini. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





