Akurat Logo

Orang yang Tikam Ramos Horta Soares Hingga Meninggal Belum Dideportasi

Khaerul S | 24 Juni 2019, 11:11 WIB
Orang yang Tikam Ramos Horta Soares Hingga Meninggal Belum Dideportasi

AKURAT.CO Polisi Nacional de Timor Leste belum melakukan deportasi terhadap Matius alias Bajong, pelaku penikaman yang mengakibatkan Ramos Horta Soares (19), warga RT 22, RW 9, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Inspektur Polisi Satu  Ebed Amalo mengatakan sejak pelaku penikaman dibekuk pada 18 Juni 2019 di Baucau, Distrik Baucau, masih dalam pengamanan aparat Kepolisian Timor Leste.

Ia mengatakan proses deportasi terhadap pelaku semula direncanakan pada Minggu (23/6), namun belum dilakukan pihak Kepolisian Timor Leste.

Ebed Amalo mengaku tidak mengetahui secara persis pembatalan pendeportasian terhadap pelaku yang telah melarikan diri selama dua pekan ke wilayah Timor Leste itu, pasca terjadinya bentrokan dua perguruan silat di daerah Noelbaki, Kabupaten Kupang.

Ebed Amalo mengatakan Polres Kupang telah melakukan berbagai koordinasi dengan pihak PNTL dalam kaitan pendeportasian terhadap pelaku.

"Semula sudah disepakati dengan Polisi Timor Leste untuk mendeportasi pelaku pada Minggu (23/6) namun tidak dilakukan pihak PNTL. Kami tidak mengetahui apa masalahnya sehingga pendeportasian dibatalkan," ujar Ebed.

Menurut dia proses pendeportasian terhadap pelaku Matius alias Bajong (24) juga telah dilakukan Mabes Polri dengan Polisi Nacional de Timor Leste.

Kasus penikaman Ramos Horta Soares menjadi pemicu hingga meletusnya bentrokan dua perguruan silat di Naibonat yaitu PSHT dan Kera Sakti mengakibatkan empat orang dari kedua perguruan silat itu mengalami luka-luka terkena bidikan panah dalam bentrokan yang terjadi Kamis (6/6/2019) silam. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A