Akurat Logo

Como Menjelma dari Tim Kasta Keempat Menjadi 'Seksi' Layaknya PSG dan Barcelona

Hervin Saputra | 5 November 2026, 21:24 WIB
Como Menjelma dari Tim Kasta Keempat Menjadi 'Seksi' Layaknya PSG dan Barcelona
Pelatih Como, Cesc Fabregas, saat merayakan gol yang dicetak pemain mudanya, Matteo Papaccioli, dalam kemenangan 9-1 kontra Lens di matchday keempat Liga Champions 2026-2027 di Lens, Prancis, Rabu (4/11/2026). X/Como 1907

AKURAT.CO, Untuk tim debutan seperti Como bisa mengalahkan Lens dengan skor 9-1 jelas adalah sensasi yang benar-benar sensasional. Bagaimana bisa tim yang pada 2018 masih berjibaku di kasta keempat sepakbola Italia itu kini mulai bisa disejajarkan dengan para raksasa?

Kemenangan 9-1 di kandang Lens, Stadion Bollaert-Delelis, Lense, Prancis, Rabu (4/11/2026), itu menunjukkan bahwa setidaknya di musim perdananya bermain di Liga Champions mereka mulai menarik perhatian sebagaimana Paris Saint-Germain dan Barcelona.

“Apa yang mereka lakukan sangat mengesankan, mengingat ini adalah pertamakalinya mereka di Eropa,” kata eks pemain Manchester City, Nedum Onuoha, dipetik dari BBC.

Como mendapatkan promosi ke Serie A pada musim 2024-2025 dengan Cesc Fabregas yang mendapatkan kontrak resmi sebagai pelatih permanen. Adapun Fabregas sudah bekerja untuk klub tersebut sejak November 2023 namun masih sebagai pelatih sementara.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Pesta 9 Gol, Real Madrid Naik ke Posisi 2

Fabregas tampil cukup baik di musim perdananya di kasta tertinggi sepakbola Eropa dengan membawa Como ke peringkat kesepuluh. Di musim berikutnya grafik kian menanjak dengan menempatkan I Lariani ke posisi keempat yang juga berarti lolos ke Liga Champions.

Sebagai debutan di Liga Champions Como sejauh ini meraih tiga kemenangan dan sekali kalah di empat pertandingan. Mereka mengoleksi sembilan poin di antaranya dengan mengalahkan Manchester United 4-1 dan RB Leipzig dengan skor yang sama.

“Bahkan, saya ingat ketika mereka pertama promosi (ke Serie A) dan ada banyak liputan media sosial tentang bagaimana Fabregas menyukai (promosi), dan mereka bertarung untuk hidup dalam hal duel turun kasta,” kata Nedum Onuoha.

“Dua musim kemudian dan mungkin, bersama PSG dan Barcelona, mereka adalah tiga tim paling menarik di Liga Champions.”

Como saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara penyisihan Liga Champions dengan raihan sembilan poin atau berjarak tiga poin dari PSG dan Real Madrid di posisi teratas.

Mereka mencetak 19 gol dan kemasukan enam, hanya kalah satu gol dari PSG yang mencetak 20 gol dan kemasukan lima.

Di kompetisi domestik Como masih berpeluang dalam persaingan gelar juara. Mereka menempati posisi keempat dengan 23 poin–berjarak lima poin dari Lazio di posisi teratas–hasil tujuh kali menang, dua seri, dan sekali kalah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.