Konser BTS Tetap Digelar, Timnas Indonesia Belum Pasti Bisa Main di GBK

MAKURAT.CO, Timnas Indonesia berpotensi tidak dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, untuk agenda FIFA Matchday Maret 2027.
Hal ini berkaitan dengan proyek penguatan struktur dan revitalisasi lapangan Stadion GBK yang ditargetkan berlangsung hingga April 2027.
Pekerjaan pada area Field of Play (FOP) atau lapangan utama GBK telah dimulai pada Jumat 30 Oktober 2026. Selama proses konstruksi berjalan, stadion tersebut tidak dapat digunakan untuk menggelar pertandingan sepakbola.
Kondisi ini membuat PSSI dan Timnas Indonesia perlu mempertimbangkan stadion alternatif apabila memiliki agenda pertandingan internasional sebelum proses perbaikan selesai.
Baca Juga: Stadion GBK Direnovasi, Persija Cari Kandang Lain Hingga April 2027
Direktur Pembangunan dan Pengembangan Usaha PPKGBK, Mokhamad Rofik Anwar, menjelaskan bahwa tahap awal pengerjaan proyek dilakukan dengan mengupas rumput lapangan.
Langkah tersebut diperlukan agar proses pemancangan untuk penguatan struktur dapat dilaksanakan. Akibatnya, aktivitas olahraga, terutama pertandingan sepakbola, untuk sementara tidak bisa digelar di SUGBK.
"Ya, jadi sejak 30 Oktober, itu rumputnya kita kupas untuk melakukan proyek pemancangan, sehingga kegiatan olahraganya yang enggak bisa digunakan. Tapi untuk kegiatan-kegiatan lain masih bisa digunakan," kata Rofik dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat 30 Oktober 2026.
Walaupun tidak bisa digunakan untuk pertandingan sepakbola, SUGBK tetap akan melayani sejumlah agenda di luar kegiatan olahraga. PPKGBK memastikan berbagai acara yang telah masuk dalam kalender kegiatan stadion tetap dapat diselenggarakan.
Untuk melindungi area lapangan selama kegiatan berlangsung, pengelola akan menggunakan pelapis khusus atau grass cover.
Sejumlah agenda besar yang tetap dijadwalkan berlangsung di SUGBK antara lain Perayaan Natal Tiberias pada 5 Desember 2026 serta konser BTS pada 26, 27, dan 29 Desember 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai
- 10Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi







