Akurat Logo

Louis Van Gaal Kritik Format Liga Champions, Sebut Kualitas Menurun karena Terlalu Banyak Tim

Hervin Saputra | 22 Oktober 2026, 20:54 WIB
Louis Van Gaal Kritik Format Liga Champions, Sebut Kualitas Menurun karena Terlalu Banyak Tim
Mantan Pelatih Tim Nasional Belanda, Louis Van Gaal. AS/Pepe Andres.

AKURAT.CO, Pelatih legendaris asal Belanda, Louis Van Gaal, mengkritik format Liga Champions 2026-2027 sebagai format yang hanya memikirkan “uang”. Eks Pelatih Barcelona dan Manchester United itu bahkan menyebut Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA) “korup”.

“UEFA hanya memikirkan uang. Itu dunia yang korup,” kata Louis Van Gaal dipetik dari AS.

Liga Champions saat ini sudah masuk ke musim ketiga menggunakan format 36 tim sejak dimulai pada musim 2024-2025. Jumlah ini lebih banyak dari format sebelumnya yang hanya mengikutsertakan 32 tim.

Perubahan yang paling signifikan adalah jumlah total pertandingan fase penyisihan yang semula hanya enam menjadi delapan. Ditambah dua pertandingan pada sesi play-off untuk mendapatkan tiket ke-16 besar yang sebelumnya tidak ada.

Baca Juga: Erick Thohir Bantah Rumor Frank De Boer dan Louis Van Gaal Calon Pelatih Timnas Indonesia

Louis Van Gaal melihat bahwa bertambahnya jumlah klub membuat Liga Champions tidak kompetitif.  Hal tersebut terindikasi dari jumlah gol yang dimenangi tim besar melawan tim kecil.

“Disebutnya Liga Champions, bukan? Tim-tim terbaik yang seharusnya bermain di sana. Itu akan mempersempit selisih kualitas dan, sebagai hasilnya, membawa ke sedikit gol,” kata Van Gaal.

Hal lain yang dipertimbangkan Van Gaal adalah risiko cedera. Menurut pelatih yang membawa Ajax Amsterdam menjuarai Liga Champions dengan format 16 tim pada 1994-1995 itu, banyaknya jumlah pertandingan di format saat ini memperbesar risiko cedera pemain.

“Semakin banyak pertandingan, maka, banyak cedera,” kata pelatih berusia 75 tahun tersebut.

“Dengan mengurangi jumlah tim, Anda akan mendapatkan turnamen dengan kualitas lebih tinggi yang lebih menarik, dengan cedera yang lebih sedikit. Saya sudah bilang ke UEFA 20 tahun lalu, tetapi mereka tidak mendengarkan saya.”

Sebagaimana yang dikatakannya, Van Gaal juga ikut memprotes perluasan Liga Champions menjadi 32 tim dari 24 tim pada periode 1999. Format yang digunakan saat ini adalah format yang kedelapan sejak yang paling awal pada periode 1955-1991.

Adapun UEFA mengubah format dengan perluasan jumlah klub untuk membuat turnamen lebih menarik sejak awal. Dengan menggunakan fase klasemen penyisihan di mana setiap tim memainkan delapan laga sebelum fase gugur, maka duel tim-tim besar lebih banyak terjadi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.