Tanggung Jawab Tetap, Andik Vermansah Tak Soal Tetap Kapten Atau Tidak

AKURAT.CO, Andik Vermansah tidak mempermasalahkan jika kembali dipercaya menjadi kapten Garudayaksa FC pada Super League 2026-2027.
Namun, pemain berusia 34 tahun itu menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada pelatih.
Andik Vermansah sebelumnya dipercaya mengenakan ban kapten Garudayaksa FC pada kompetisi Championship 2025-2026.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perannya di ruang ganti, terutama saat membantu para pemain muda.
Musim lalu, Andik Vermansah tampil dalam 23 pertandingan bersama Garudayaksa FC. Mantan pemain Timnas Indonesia itu mencatatkan dua gol dan 13 assist sepanjang kompetisi.
Memasuki musim baru, situasi di dalam tim mengalami perubahan. Garudayaksa FC mendatangkan sejumlah pemain baru sekaligus menunjuk Milos Joksic sebagai pelatih kepala.
https://www.akurat.co/bola/832873/andik-vermansyah-masih-simpan-trauma-gagal-promosi-ke-liga-1
Kondisi tersebut membuat persaingan untuk menjadi kapten tim bisa saja berubah. Meski demikian, Andik tidak ingin terlalu memikirkan persoalan tersebut dan memilih berkonsentrasi pada persiapan menghadapi kompetisi.
"Musim lalu di Championship saya memang menjadi kapten. Tapi kalau untuk musim ini terserah pelatih. Tapi kalau saya ditunjuk sebagai kapten, ya saya sangat siap," kata Andik melalui keterangan resmi klub.
Menurut Andik, menjadi kapten bukan sekadar mengenakan ban di lengan. Seorang kapten juga memiliki tanggung jawab untuk membantu menjaga komunikasi dan kekompakan tim selama berada di dalam maupun luar lapangan.
Karena itu, Andik memastikan perannya tidak akan berubah meskipun nantinya pelatih memilih pemain lain sebagai kapten.
"Jika saya nanti tidak menjadi kapten, saya tetap akan melakukan seperti yang saya lakukan musim lalu. Yaitu memberikan yang terbaik dari apa yang saya punya saat dipercaya tampil di lapangan," ujar Andik.
Andik juga menilai pengalamannya pada musim sebelumnya memberinya kesempatan untuk membantu pemain-pemain muda Garudayaksa FC. Ia berusaha memberikan motivasi sekaligus menjaga suasana tim tetap kompak.
"Tambahan lagi, saya memiliki tanggung jawab seperti apa yang saya lakukan di tahun kemarin, alhamdulillah saya bisa memberikan motivasi kepada pemain yang muda-muda dan bisa membuat tim kompak. Itu salah satu kebanggaan buat saya," tutur Andik.
Kini, pengalaman Andik akan dibutuhkan Garudayaksa FC yang bersiap menjalani musim pertamanya di Super League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa






