Soal Perkelahian Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde, Ini Komentar Jose Mourinho
AKURAT.CO, Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akhirnya bicara soal perkelahian antara dua pemainnya, Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde. Mourinho menganggap hal tersebut adalah situasi yang normal.
Pernyataan ini disampaikan Jose Mourinho menjelang laga debut periode keduanya sebagai Pelatih Real Madrid. Adapun Madrid akan memulai laga kompetitif pertama musim baru dengan bertandang ke markas Espanyol, Sabtu (22/8/2026).
“Saya belum perlu bicara dengan Tchouameni. Saya melihat semuanya sebagai hal yang normal,” kata Jose Mourinho dipetik dari AS.
“Jika Anda bilang pada saya bahwa saya, tanpa mengetahui masalah (Tchouameni-Valverde), melihat bagaimana mereka berinteraksi, saya bahkan tidak bisa membayangkan apa yang sudah terjadi musim lalu.”
Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni diketahui melakukan perkelahian fisik dalam sesi latihan Madrid pada 7 Mei silam. Insiden tersebut konon menyebabkan Valverde harus dibawa ke rumah sakit.
Tidak diketahui penyebab perkelahian tersebut. Namun, peristiwa terjadi di tengah situasi sulit di mana Madrid bersiap menuju akhir musim di mana mereka tak mendapatkan gelar sama sekali.
Mourinho mengaku mendapatkan kabar soal pertikaian Tchouameni-Valverde sebelum ia resmi meneken kontrak sebagai pelatih klub raksasa sepakbola Spanyol tersebut pada 11 Juni silam.
Lebih jauh, pelatih asal Portugal yang melatih Los Blancos pada periode pertama dalam rentang 2010-2013 itu mengatakan bahwa ia tak perlu membicarakan soal insiden perkelahian yang sudah berlalu itu.
“Mereka bilang pada saya tidak seharusnya bicara (soal perkelahian), bahwa saya tidak perlu memberikan dampak demi menciptakan perdamaian,” kata Mourinho.
“Ini bukan soal damai, ini soal kenormalan, pertemanan, kerjasama. (Situasinya) seakan-akan tidak pernah ada apapun yang terjadi.”
Mourinho juga menyebutkan bahwa kondisi kejiwaannya saat ini jauh berbeda dari ketika ia pertama datang dan pergi pada periode pertama. Eks pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United itu mengaku kini ia lebih kalem.
“Saya lebih baik ketimbang ketika saya datang dan ketika saya pergi. Itu intinya. Paham kan? Di situ kita saat ini,” kata pelatih dengan dua gelar Liga Champions tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan






