Latihan Kiper Persija Lumayan Berat, Dituntut Ikut Bangun Serangan dari Belakang
AKURAT.CO, Persija Jakarta memberikan porsi latihan fisik yang cukup berat kepada para penjaga gawang selama menjalani training camp (TC) di Thailand.
Empat kiper, yakni Aqil Savik, Hafizh Rizkianur, Andritany Ardhiyasa, dan Nadeo Argawinata mendapatkan program yang sama intensifnya dengan pemain di posisi lain.
Dalam setiap sesi latihan, para kiper bahkan menjadi pemain yang datang lebih awal dan meninggalkan lapangan paling akhir. Program tersebut tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga mencakup aspek teknik dan taktikal.
Kiper Persija juga dituntut mampu terlibat dalam permainan tim. Hal itu terlihat dalam sejumlah sesi small game ketika para penjaga gawang turut dimainkan untuk membiasakan diri dalam mendistribusikan bola.
Keterlibatan tersebut membuat kiper tidak hanya berperan sebagai pemain terakhir dalam pertahanan. Mereka juga dituntut mampu menjadi opsi ketika tim membangun serangan dari lini belakang.
Aqil Savik menilai program TC di Thailand menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan kemampuan dirinya sekaligus membangun chemistry dengan rekan-rekan setim.
Menurutnya, intensitas latihan yang diberikan dapat menjadi modal menghadapi kompetisi musim 2026-2027.
https://akurat.co/bola/882766/shin-tae-yong-siapkan-dua-laga-uji-coba-persija-dengan-misi-berbeda
“Latihan hari ini sangat intens, bagus untuk tim untuk meningkatkan fisik dan chemistry antarpemain. Program ini bagus untuk kiper karena fisik kiper sangat ditempa di sini,” kata Aqil Saviq dipetik dari keterangan resmi klub.
“Fisik dasar, teknik, dan semuanya sangat ditempa sehingga sangat bagus untuk perkembangan di liga yang akan kami hadapi."
Bagi kiper berusia 27 tahun tersebut, latihan dengan intensitas tinggi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan kondisi terbaik sebelum kompetisi resmi bergulir. Ia berharap hasil dari program tersebut dapat terlihat ketika Persija memasuki musim baru.
Selain menjalani TC, Aqil juga membawa sejumlah pelajaran dari Piala Presiden 2026. Ajang pramusim tersebut menjadi pengalaman penting bagi dirinya yang baru bergabung dengan Persija.
Kondisi skuad yang juga mengalami banyak perubahan membuat proses adaptasi menjadi tantangan tersendiri. Aqil dan rekan-rekannya dituntut membangun komunikasi dengan cepat agar permainan tim dapat berkembang.
Menurutnya, pengalaman selama pramusim menjadi modal berharga sebelum menghadapi kompetisi yang sebenarnya. Dengan sudah merasakan atmosfer pertandingan bersama Persija, para pemain diharapkan tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi.
“Sangat banyak pelajaran yang bisa diambil, mulai dari adaptasi dan komunikasi. Tentu preseason kemarin menjadi modal penting untuk liga nanti sehingga kami tidak kaget dan sudah terbiasa,” ujar Aqil.
Persija kini terus mematangkan persiapan di Thailand. Selain peningkatan fisik, tim asuhan Shin Tae-yong juga berupaya membangun pemahaman permainan dan chemistry antarpemain sebelum Super League 2026-2027 dimulai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







