Piala Presiden: Bungkam Persib Lewat Drama Adu Penalti, Persebaya Surabaya Juara!

AKURAT.CO, Persebaya Surabaya berhasil keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 usai menaklukkan Persib Bandung dalam partai Final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/26).
Penentuan pemenang Piala Presiden dalam laga Persib Bandung vs Persebaya Surabaya harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya babak tambahan.
Tidak ada gol tambahan yang tercipta selama extra time 2x15 menit.
Pertandingan memang sangat seru sejak awal laga. Ramadhan Sananta berhasil membawa Persebaya unggul di menit ke-20. Sananta menyambar bola hasil umpan silang dari Rachmat Irianto.
Keunggulan Persebaya hanya bertahan tiga menit. Skuad Pangeran Biru menyamakan kedudukan setelah Patricio Matricardi menuntaskan peluang dari dalam kotak penalti.
Kelengahan pemain-pemain Persebaya yang memberi ruang pada Matricardi tidak disia-siakan pemain Argentina itu.
Di sisa laga meski Persib Bandung dan Persebaya mencari gol. Namun tak ada tambahan gol di sisa 45 menit babak pertama.
Berlanjut pada babak kedua, meski kedua tim memasukkan tenaga baru seperti Persib Bandung memasukan bomber anyar mereka, Mariano Perlata.
Namun tidak ada gol tambahan di 90 menit waktu normal. Skor 1-1 tak berubah sehingga laga harus dilalui hingga perpanjangan waktu.
Namun pertandingan justru diwarnai insiden kartu merah yang diterima pemain Persib, Mariano Peralta, pada babak tambahan waktu.
Pada saat yang sama, memasuki extra time kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan.
Persib menurunkan beberapa pemain muda, termasuk Nazriel Alfaro dan Muhammad Adzikry Fadlillah.
Meski tempo pertandingan menurun karena faktor kelelahan, kedua tim tetap berupaya mencetak gol kemenangan. Namun hingga babak pertama extra time usai, skor tetap bertahan 1-1.
Persib lebih dominan dalam penguasaan bola sepanjang babak tambahan waktu. Maung Bandung mengendalikan sekitar 70 persen penguasaan bola, sementara Persebaya mengandalkan serangan balik cepat.
Dominasi tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol. Persib mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, sedangkan Persebaya menghasilkan empat peluang yang mengarah ke gawang.
Memasuki menit-menit akhir extra time, pertandingan berlangsung semakin keras. Wasit beberapa kali mengeluarkan kartu untuk meredam tensi tinggi di lapangan.
Puncak drama terjadi pada menit ke-112 ketika Mariano Peralta melakukan pelanggaran terhadap Francisco Rivera.
Wasit awalnya membiarkan permainan berlanjut sebelum akhirnya meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Setelah melihat tayangan ulang, wasit mengubah keputusannya dan memberikan kartu merah langsung kepada Peralta. Persib pun harus menyelesaikan sisa pertandingan dengan sepuluh pemain.
Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tidak mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol kemenangan. Pertahanan Persib tetap mampu menjaga skor imbang hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil 1-1 yang bertahan selama 120 menit membuat juara Piala Presiden 2026 harus ditentukan melalui babak adu penalti.
Dalam momen yang penuh tekanan tersebut, para algojo Persebaya tampil lebih tenang. Bajul Ijo berhasil mengonversi enam tendangan, sedangkan Persib hanya mampu mencetak lima gol.
Kemenangan 6-5 di babak tos-tosan memastikan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden 2026 sekaligus menutup turnamen pramusim dengan status kampiun.
Sementara itu, Persib harus puas menjadi runner-up setelah gagal memaksimalkan peluang untuk meraih gelar di hadapan ribuan pendukungnya yang memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta
Persib Bandung 1-1 Persebaya Surabaya
Final Piala Presiden 2026
Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali/Kamis, 6 Agustus 2026
Wasit: Rio Permana Putra
Gol: Ramadhan Sananta (20'), Matricardi (23')
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







