Paolo Maldini Mundur setelah Pencoretan Andrea Pirlo, Krisis Sepakbola Italia Makin Dalam?

AKURAT.CO, Paolo Maldini mundur dari jabatannya sebagai Direktur Olahraga Federasi Sepakbola Italia (FIGC) pada Senin (27/7/2026). Maldini mundur bersama penasehatnya, Leonardo.
Paolo Maldini mundur hanya 16 hari setelah FIGC resmi menunjuknya sebagai direktur olahraga pada 11 Juli silam. Keputusan ini diambil oleh Maldini sehubungan dicoretnya Andrea Pirlo dari daftar kandidat calon Pelatih Timnas Italia.
Situasi ini mengisyaratkan bahwa krisis di sepakbola Italia yang dipuncaki dengan kegagalan Azzuri lolos ke Piala Dunia 2026 cukup serius. Kini, dengan hengkangnya Maldini, FIGC dianggap tak punya konsep yang jelas untuk Timnas Italia.
Situasi ini bermula dari pengakuan Andrea Pirlo melalui laman akun Instagramnya yang memberitahu bahwa ia tak lagi masuk dalam daftar calon Pelatih Timnas Italia pengganti Gennaro Gattuso.
Dalam penjelasannya, Andrea Pirlo menyebut bahwa FIGC mencoret namanya karena ia punya hubungan dengan perusahaan judi milik Rusia, Fonbet.
Disinyalir ada sejumlah politisi yang menganggap tidak tepat bagi FIGC merekrut Pirlo yang punya kaitan dengan perusahaan Rusia sementara Italia pada posisi menentang Rusia dalam konflik di Ukraina.
Pirlo menyebut bahwa keterkaitannya dengan Fonbet adalah konsekuensi pekerjaannya sebagai pelatih tim Uni Emirat Arab, Dubai United. Ia menganggap hal tersebut semata urusan pensponsporan dan tidak dilakukan atas inisiatifnya.
Maldini sendiri ditugaskan mencari pelatih pengganti Gennaro Gattuso sejalan terpilihnya Giovanni Malago sebagai presiden baru FIGC pasca kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia 2026.
Eks pemain AC Milan dan Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 itu semula melakukan kontak dengan Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola untuk kemungkinan mengisi posisi kepelatihan tim nasionalnya.
Keduanya menolak karena Ancelotti masih punya kontrak dengan Timnas Brasil sampai 2030 sementara Pep Guardiola merasa belum mendapatkan gairah kembali melatih pasca hengkang dari Manchester City akhir musim lalu.
Dengan tersingkirnya Pirlo, FIGC kemungkinan akan memilih kandidat seperti Roberto Mancini, Antonio Conte, dan Thiago Motta. Pun demikian, pelatih baru jelas punya tegas ekstra.
Selain harus membangkitkan performa tim, mereka juga harus meredakan kekusutan situasi pasca mundurnya Paolo Maldini dan pernyataan Pirlo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






