Harry Kane: Kami Berusaha Menahan Gelombang Serangan Argentina, Tapi Itu Tidak Cukup

AKURAT.CO, Kapten Tim Nasional Inggris, Harry Kane, menilai pasukannya bermain lebih baik di sebagian besar pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Namun, setelah Argentina mencetak gol balasan, Kane menganggap timnya tak cukup kekuatan untuk menahan.
“Rasanya hampa, hampa untuk anak-anak (pemain), hampa untuk semua orang: tim, staf, pendukung,” kata Harry Kane usai laga Inggris vs Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) atau Kamis dini hari WIB sebagaimana dipetik The Guardian.
“Kami bermain baik di mayoritas (pertandingan). Ketika kami unggul 1-0 kami tampaknya berusaha menahan di mana, pada level ini, tidak cukup. Jadi, saya kecewa.”
Inggris mencetak gol lebih dulu di menit ke-55 melalui sepakan Anthony Gordon memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers dari sayap kanan. Gordon yang musim depan akan bermain untuk Barcelona itu lepas dari kawalan Cristian Romero.
Lewat dari menit ke-70, Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menumpuk penyerang dengan memasukkan Nico Gonzalez dan Lautaro Martinez, untuk mendukung Lionel Messi dan Julian Alvarez yang sudah bermain sejak awal.
Dengan Gonzalo Montiel yang masuk menggantikan Giuliano Simeone di sayap kanan, Messi punya lebih banyak dukungan untuk merancang umpan lambung ke dalam kotak penalti.
Baca Juga: Harry Kane: Kami Berusaha Menahan Gelombang Serangan Argentina, Tapi Itu Tidak Cukup
Taktik tersebut berhasil di mana dua assist Messi sukses dimanfaatkan menjadi gol oleh Enzo Fernandez di menit ke-85 dan Lautaro Martinez di menit ke-90+2.
“Setelah gol (Anthony Gordon), apakah mereka memasukkan lebih banyak pemain menyerang atau kami mampu menghadapi mereka satu lawan satu, yang ada adalah gelombang disusul gelombang (serangan Argentina) dan kami hanya berusaha menahan, melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup,” kata Kane.
Terhenti di semifinal berarti pula Inggris mengulang capaian empat tahun lalu di Qatar di mana ketika itu mereka disingkirkan Prancis.
“Kami sudah bekerja keras untuk sampai di sini (semifinal Piala Dunia) dan para pemain telah memberikan larian terakhir mereka, keringat, darah, dan air mata, apapun itu,” kata Kane.
“Jadi, jatuh dengan cara yang kami alami hari ini hampa saja rasanya.”
Tiga Singa masih bakal bermain pada laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (18/7/2026) atau Minggu dini hari WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







