Piala Dunia 2026: Inggris Juara Grup, Tapi Belum Cukup untuk Bisa Rebut Trofi
AKURAT.CO, Kemenangan 2-0 atas Panama membuat Tim Nasional Inggris di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) atau Minggu pagi WIB, menyelesaikan misi pertama mereka di Piala Dunia 2026: menjadi juara grup.
Namun, rupanya capaian itu belum cukup memberi prospek untuk impian yang lebih besar: menjuarai Piala Dunia. Pasalnya, permainan Inggris di dua laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 kurang meyakinkan.
Setelah mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-2 atas Kroasia, Inggris imbang kontra Ghana di laga kedua dan membutuhkan 62 menit untuk bisa menjebol gawang Panama pada pertandingan terakhir grup L, subuh tadi.
Sebelum gol dicetak Jude Bellingham di menit ke-62, suporter Tiga Singa seperti disuguhkan cerita yang sama sebagaimana ketika mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Ghana di Boston, AS, Selasa (24/6/2o26).
Lima menit setelah gol Bellingham, Inggris mendapatkan gol kedua melalui sundulan kapten mereka, Harry Kane. Situasi itu membuat skuad asuhan Thomas Tuchel bisa tersenyum di akhir pertandingan.
Thomas Tuchel sendiri sekali lagi mengakui bahwa harapan besar terhadap Timnas Inggris turut berdampak pada kesulitan pasukannya di dua pertandingan terakhir Piala Dunia 2026.
“Kami berada di Piala Dunia. Kami memenangi (fase) grup. Kami tahu harapan kami. Saya tahu impian kami,” kata Thomas Tuchel usai laga Panama vs Inggris sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya tahu kami bisa lebih baik, tetapi semua orang yang mendorong (penampilan mereka) dan para pemain dan staf (kepelatihan) layak naik ke pesawat (kembali ke kamp latihan) dengan senyuman.”
Selepas laga versus Panama, The Three Lions akan jeda sekitar tiga hari sebelum turun kembali bertanding untuk babak 32 besar menghadapi Republik Demokratik Kongo di Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (7/1/2026).
“Tiga hari bersiap untuk pertandingan di Atlanta. Turnamen dimulai awal baru lagi. kami sudah menjalani bab pertama di kamp persiapan, bab kedua di grup, dan babak ketiga akan datang,” kata Tuchel.
Adapun legenda Timnas Inggris, Wayne Rooney, menyoroti lini pertahanan dan kiper sebagai area paling rawan dalam pasukan Tuchel.
“Area di lapangan yang Anda ingin ada stabilitas ada di kiper dan empat pemain belakang. Dengan empat belakang kami belum punya (kualitas mumpuni) itu,” ucap Rooney.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji
- 10Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan







