John Herdman Siapkan Timnas Indonesia Versi Lokal untuk AFF Cup 2026

AKURAT.CO Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memastikan ajang AFF Cup 2026 akan dimanfaatkan sebagai panggung para pemain yang berkarier di kompetisi domestik.
Turnamen regional yang digelar pada pertengahan tahun itu tidak akan melibatkan pemain diaspora yang merumput di Eropa.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Herdman menilai periode pelaksanaan AFF Cup bertepatan dengan dimulainya musim baru di sejumlah liga Eropa, sehingga memanggil pemain diaspora berpotensi mengganggu persiapan mereka bersama klub masing-masing.
Karena itu, pelatih asal Kanada tersebut memilih memberi kepercayaan penuh kepada pemain-pemain lokal untuk membawa panji Merah Putih di kompetisi Asia Tenggara.
"Ya, tim yang akan tampil nanti adalah pemain lokal, pemain yang bermain di kompetisi domestik," ujar Herdman saat ditemui di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Marselino Ferdinan: John Herdman Terbuka dan Komunikatif, Cara Bicaranya Positif
Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa AFF Cup 2026 akan menjadi bagian dari proyek pengembangan pemain yang tengah dibangun Timnas Indonesia.
Kesempatan Emas bagi Pemain Liga Domestik
Kebijakan menggunakan skuad lokal membuka jalan bagi banyak pemain Liga Indonesia untuk mendapatkan pengalaman di level internasional.
Selama ini, persaingan di Timnas Indonesia semakin ketat dengan hadirnya sejumlah pemain diaspora yang menjadi langganan skuad utama.
AFF Cup 2026 bisa menjadi momentum bagi pemain-pemain domestik untuk menunjukkan kualitas mereka secara langsung kepada tim pelatih. Penampilan impresif di turnamen tersebut juga berpotensi membuka peluang menembus tim utama dalam agenda internasional berikutnya.
Tak hanya itu, kesempatan tampil bersama Timnas dapat meningkatkan motivasi pemain lokal untuk terus berkembang dan bersaing secara sehat di level klub.
Baca Juga: Pemain Eropa Absen di Piala AFF, John Herdman Siapkan 2 Komposisi Timnas Indonesia
Di sisi lain, penggunaan pemain yang mayoritas berasal dari kompetisi yang sama memberi keuntungan dalam proses pembentukan tim. Herdman memiliki ruang lebih luas untuk menanamkan filosofi permainan dan membangun pemahaman taktik yang seragam.
Dengan waktu persiapan yang lebih terfokus, para pemain dapat beradaptasi lebih cepat terhadap sistem yang diinginkan pelatih. Kondisi tersebut diyakini akan membantu menciptakan tim yang lebih kompak dan memiliki identitas permainan yang jelas di lapangan.
Konsistensi dalam penerapan taktik juga menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan program Timnas Indonesia ke depan.
Proyek Jangka Panjang
Lebih jauh, keputusan mengandalkan pemain domestik dinilai selaras dengan visi jangka panjang yang sedang dirancang Herdman. AFF Cup bukan hanya target prestasi sesaat, tetapi juga sarana untuk memperluas kedalaman skuad nasional.
Melalui turnamen ini, Timnas Indonesia dapat mengidentifikasi pemain-pemain potensial yang siap naik level dan menjadi pelapis bagi skuat utama.
Baca Juga: John Herdman Tuntut Seluruh Pemain Timnas Indonesia Bisa Cetak Gol
Kehadiran stok pemain yang merata di berbagai posisi akan menjadi aset berharga dalam menghadapi agenda internasional yang semakin padat.
Jika proses tersebut berjalan sesuai rencana, Indonesia tidak hanya memiliki tim utama yang kompetitif, tetapi juga lapisan pemain berkualitas yang siap dipanggil kapan saja saat dibutuhkan.
Dengan demikian, AFF Cup 2026 berpotensi menjadi lebih dari sekadar turnamen regional.
Di tangan John Herdman, ajang tersebut bisa menjadi laboratorium penting untuk membentuk generasi baru pemain Timnas Indonesia yang siap bersaing dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






