Sol Campbell Prediksi Arsenal Menang 3-2 Lawan PSG, Ingatkan untuk Siap Main Satu Lawan Satu

AKURAT.CO, Legenda Arsenal, Sol Campbell, memprediksi mantan klubnya bisa menang 3-2 menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions 2025-2026. Juga, kata Campbell, Arsenal butuh keberuntungan.
“Akan luar biasa jika kami bisa menang 3-2,” kata Sol Campbell sebagaimana dipetik dari The Guardian. “Tetapi kami harus mencari cara untuk meredam lini depan mereka. Mereka sangat bagus ketika mereka mendapatkan ruang.”
Pada saat yang sama, Sol Campbell mengakui bahwa PSG lebih difavoritkan di final Liga Champions musim ini. Namun, jika keberuntungan berpihak, Arsenal bisa memanfaatkan celah kelemahan PSG.
Sorotan Campbell tertuju pada leg pertama semifinal Liga Champions ketika PSG menjamu Bayern Munchen di Paris, Prancis. Ketika itu PSG sudah unggul 5-2 namun Munchen bisa memangkas menjadi 5-4.
“Mereka kehilangan konsentrasi melawan Bayern ketika mereka unggul 5-2. Tetapi ketika mereka pergi ke Munchen (untuk leg kedua), dan bermain bertahan, itu menunjukkan mereka sebagai tim yang lengkap.”
“PSG favorit, tetapi terkadang Anda butuh keberuntungan.”
Campbell yang merupakan bagian Arsenal yang dikalahkan Barcelona di final Liga Champions 2005-2006 juga mencatat keunggulan lini depan PSG. Dia menyarankan The Gunners bersiap untuk bermain satu lawan satu.
“Akan ada waktu ketika Anda harus melakukan satu lawan satu,” ucap Campbell.
“Anda tidak bisa menggandakan (jadi dua lawan satu). Anda mulai menggandakan (pemain) terhadap PSG dan satu atau dua pemain mereka sedikit bebas, itu akan menciptakan masalah.”
Arsenal akan menghadapi PSG pada partai puncak Liga Champions 2025-2026 di Stadion Arena Puskas, Budapes, Hungaria, Sabtu (30/5/2026). Ini adalah final Liga Champions pertama Arsenal sejak 2006.
Sol Campbell mengatakan bahwa Arsenal mesti memanfaatkan momen di mana mereka saat ini sudah memastikan gelar juara Liga Primer Inggris.
Menurutnya, tekanan berkurang setelah The Gunners menjuarai kompetisi domestik yang sudah 22 tahun tak pernah mereka rasakan.
“Anda harus menyerang ketika setrika masih panas. Anda tidak tahu kapan Anda bakal mendapatkan jalan sama yang bagus lagi menuju final,” kata Campbell.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








