Diky Soemarno Pamit, Laga Persija vs Semen Padang Panggung Terakhir

AKURAT.CO, Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, resmi berpamitan setelah enam tahun memimpin organisasi suporter Persija Jakarta.
Laga kontra Semen Padang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada pekan terakhir Super League 2025-2026 akan menjadi kemunculan terakhirnya sebagai ketua umum The Jakmania.
Diky menyebut dirinya datang enam tahun lalu dengan satu tujuan sederhana, yakni menjaga The Jakmania sebaik mungkin.
Baginya, organisasi tersebut bukan hanya kelompok pendukung sepakbola, tetapi rumah yang membesarkan dirinya.
“Enam tahun lalu saya datang dengan satu keyakinan sederhana. Bahwa saya ingin menjaga rumah ini sekuat yang saya bisa. Rumah bernama The Jakmania,” ujar Diky dalam akun Infokom.
Selama dua periode kepemimpinan, Diky mengaku banyak tantangan berhasil dilewati bersama seluruh anggota.
Salah satu fase paling berat terjadi setelah pandemi Covid-19, ketika organisasi harus tetap bertahan di tengah berbagai keterbatasan.
“Kita menjaga Jakmania tetap hidup di masa-masa sulit setelah pandemi. Kita membuat organisasi ini lebih tertata dengan sistem keanggotaan dan identitas yang lebih jelas,” katanya.
Selain melakukan pembenahan internal, Diky juga menyoroti langkah organisasi dalam memperluas kerja sama dengan berbagai pihak demi memperkuat citra The Jakmania sebagai kelompok suporter besar di Indonesia.
Namun, di balik berbagai perubahan itu, Diky mengaku masih menyimpan penyesalan karena belum mampu membawa Persija kembali menjadi juara liga.
“Tapi saya tahu, semua itu tetap tidak akan pernah terasa cukup karena ada satu hal yang belum berhasil saya berikan, yaitu membawa Persija juara,” ucapnya.
Ia pun meminta maaf kepada seluruh Jakmania atas kegagalan tersebut. Menurutnya, pencapaian di luar lapangan tetap belum lengkap tanpa trofi untuk Persija.
“Saya gagal membawa Persija kembali menjadi juara liga di masa kepemimpinan saya. Dan itu akan selalu menjadi luka sekaligus penyesalan yang saya bawa,” tutur Diky.
Menjelang akhir masa jabatannya, Diky turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota The Jakmania yang selama ini mendukung maupun mengkritik kepemimpinannya.
“Nama ketua umum akan datang dan pergi. Tapi Jakmania harus tetap hidup, tetap besar, dan tetap berdiri untuk Persija,” kata Diky menutup pernyataannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







