Meski Cetak Rekor di Persija, Mauricio Souza Masih Belum Tahu Soal Masa Depannya

AKURAT.CO Persija Jakarta menorehkan capaian baru di kompetisi domestik, setelah meraih kemenangan penting atas Persik Kediri pada pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Bermain di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026), Persija sukses mengamankan kemenangan 3-1 atas tuan rumah.
Tambahan tiga poin membuat Tim Macan Kemayoran kini mengoleksi 68 angka dari 33 pertandingan musim ini.
Hasil tersebut sekaligus membawa Persija mencatatkan perolehan poin terbaik mereka sejak era Liga 1 dimulai pada 2017.
Catatan tersebut melampaui seluruh raihan poin Persija dalam tujuh musim terakhir kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hadir pada musim 2022/2023 dengan 66 poin.
Baca Juga: Bungkam Persik Kediri, Persija Kembali ke Jalur Kemenangan
Pada musim 2018 ketika keluar sebagai juara Liga 1, Persija menutup kompetisi dengan 62 poin.
Sementara pada musim-musim lainnya, tim oranye itu membukukan 61 poin pada 2017, lalu 44 poin di 2019, 45 poin pada 2021/2022, 48 poin musim 2023/2024, dan 51 poin di musim 2024/2025.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Meski begitu, juru taktik asal Brasil itu menegaskan target utama tim sebenarnya adalah meraih gelar juara, bukan sekadar mencatatkan rekor baru.
Menurutnya, raihan poin tertinggi tersebut menjadi gambaran dari konsistensi permainan Persija sepanjang musim. Ia juga merasa puas karena timnya mendapatkan apresiasi dari banyak pelatih lawan terkait gaya bermain yang ditampilkan.
"Rekor ini tentu membuat kami senang, meski sejak awal target kami adalah menjadi juara kompetisi. Namun, pencapaian ini menunjukkan kerja keras tim sepanjang musim," ujar Souza.
Baca Juga: Persik vs Persija: Tandang ke Kediri, Macan Kemayoran Ogah Larut dengan Kekalahan Atas Persib
Ia menambahkan, penghargaan dari pelatih lawan menjadi salah satu hal yang paling membanggakan baginya selama menangani Persija musim ini.
"Ketika kami meninggalkan lapangan dan mendapatkan pujian dari pelatih lawan soal cara bermain tim, itu menjadi kepuasan tersendiri. Apalagi bisa mencatatkan sejarah bersama klub sebesar Persija," jelasnya.
Kendati demikian, perjalanan Persija musim ini dipastikan belum cukup untuk membawa mereka ke tangga juara. Macan Kemayoran harus puas mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen Super League 2025/2026.
Di sisi lain, masa depan Souza bersama Persija juga masih belum menemui kejelasan. Kontrak sang pelatih diketahui hanya berlaku hingga akhir musim ini.
Ia menyebut keputusan terkait kelanjutan kariernya di Persija baru akan ditentukan setelah melakukan pembicaraan dengan manajemen klub dalam waktu dekat.
Baca Juga: Persija Jakarta Gagal Juara Super League 2025-2026, Rizky Ridho Mohon Maaf
"Saya baru bisa memberikan jawaban setelah berdiskusi dengan manajemen. Nanti akan diputuskan apakah saya tetap bersama Persija atau tidak," katanya.
Meski belum mengetahui nasibnya, eks pelatih asal Brasil itu menilai Persija memiliki fondasi tim yang kuat untuk menghadapi musim berikutnya. Souza juga mengaku puas dengan kualitas skuat yang dimilikinya sepanjang kompetisi berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 2Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 3Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Kalender Jawa 5 Oktober 2026: Watak Weton Senin Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
- 7Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 8Prediksi Skor Wales vs Denmark 5 Oktober 2026: Duel Ketat di Cardiff
- 9Kode 'DPR Minta Kopi' Muncul di Sidang Korupsi Kuota Haji
- 10KPK Panggil Nusron Wahid, Pemeriksaan Dijadwalkan Pekan Ini








