Inter Milan Raih Gelar Coppa Italia ke-10, Kombinasi Pemain Berpengalaman-Muda Dilanjutkan
AKURAT.CO, Inter Milan menyempurnakan musim 2025-2026 dengan meraih trofi Coppa Italia atau Piala Italia. Sukses ini dicapai dengan mengalahkan Lazio pada partai final, Rabu (13/5/2026).
Sempurna karena Inter Milan sebelumnya sudah mengunci scudetto alias gelar juara Serie A Italia. Dengan demikian, Nerazzuri meraih dwigelar di musim perdana kepelatihan Christian Chivu.
Menghadapi Lazio di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Inter Milan menang berkat gol bunuh diri Adam Marusic di menit ke-14 dan gol penyerang asal Argentina, Lautaro Martinez, di menit ke-35.
Christian Chivu mengatakan bahwa pasukannya bisa meraih gelar Coppa dan scudetto karena menjalani musim yang hebat. Juga, kata Chivu, merebut dua gelar semusim bukan perkara gampang.
“Kami menikmati hal-hal baik yang kami lakukan tahun ini: memenangi liga dan Coppa Italia bukanlah pemberian. Dan memenangi dua trofi tidak pernah mudah,” kata Christian Chivu dipetik dari laman resmi Inter.
Kemenangan atas Lazio semalam juga memastikan Inter meraih gelar kesepuluh Coppa Italia dalam sejarah. Juga yang dwigelar ketiga setelah musim 2005-2006 dan 2009-2010 dalam rangkaian treble bersama Jose Mourinho.
CEO Inter Milan, Giuseppe “Bepe” Marotta, menyebut bahwa Chivu berhasil membangkitkan tim yang merupakan “residu” musim lalu sepeninggal Simone Inzaghi. Ia juga optimistis dengan masa depan timnya.
“Tahun ini dibangun dari residu musim lalu, yang meninggalkan jejaknya. Chivu bagus dan kami kembali naik,” kata Bepe Marotta.
“DNA kami adalah selalu ingin menang. Saya sangat optimistis dengan masa depan, sementara respek tetap untuk para lawan kami. Kami meneruskan jalan evolusi ini, bukan revolusi.”
Marotta mengatakan bahwa keberhasilan Inter musim ini merupakan kebijakan mengombinasikan pemain berpengalaman dan pemain muda. Ia bertekad untuk melanjutkan kebijakan tersebut.
“Kami akan terus dengan kebijakan menemukan bakat atau pemain muda yang penting, untuk mengombinasikannya dengan pemain berpengalaman,” kata Marotta.
“Anda tidak bisa menang hanya dengan para pemain muda, Anda butuh pemain berpengalaman yang sudah pernah menang.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 6Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja
- 10Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Dua Tahun Pemerintahan, Ingatkan Pentingnya Kekompakan dan Kerja Nyata







