Mikel Arteta Sebut Pemain PSG dan Munchen Beda Level, Sindir Perbedaan Menit Bermain?
AKURAT.CO, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan komentar yang agaknya “bersayap” tentang dua semifinalis Liga Champions musim ini: Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munchen.
Menurut Mikel Arteta, PSG dan Bayern Munchen berada di level yang berbeda ketimbang Arsenal. Hal itu tampak dari penampilan kedua tim di kompetisi domestik musim ini.
Sebagai pembanding, PSG dan Bayern Munchen bermain dengan skor 5-4 untuk kemenangan Paris di leg pertama semifinal Liga Champions musim ini. Sementara Arsenal kontra Atletico Madrid juga di semifinal hanya imbang 1-1.
Mikel Arteta menyinggung soal tingkat “kesegaran” pemain PSG dan Munchen dibandingkan Arsenal. Pada saat yang sama, pelatih asal Spanyol itu menunjukkan menit bermain timnya yang lebih banyak ketimbang PSG dan Munchen.
“Untuk menunjukkan kualitas sebesar itu Anda harus sangat segar, dan perbedaan di liga dan cara mereka berkompetisi siang dan malam,” kata Arteta sebagaimana dipetik dari BBC.
“Anda hanya perlu melihat banyak statistik soal itu. Kita membandingkan dua dunia berbeda.”
BBC mencatat bahwa Arsenal suidah menjalani 32.508 menit bermain sepanjang musim ini. Jumlah itu terlama dari keempat semifinalis Liga Champions musim berjalan.
Di belakangnya ada Atletico Madrid dengan 31.701 menit. Diikuti Bayern Munchen dengan 31.552 menit dan PSG selama 29.968 menit.
Adapun Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, dan Ligue 1 Prancis menggelar 38 pertandingan semusim. Bundesliga Jerman lebih singkat dengan 34 pertandingan.
“Kualitas kedua tim (PSG dan Bayern), dan terutama kualitas individual para pemain, saya tidak pernah melihat yang seperti ini,” kiata Arteta menambahkan.
“Tetapi ketika saya melihat jumlah menit dan kesegaran para pemain-pemain tersebut, saya tidak terkejut. Berapa banyak pemain mereka yang siap bermain? Semuanya, pada kondisi terbaik. Itu hal yang terpenting.”
Adapun Arsenal sendiri bermain di empat kompetisi musim ini. Yakni Liga Primer, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions. Mereka sudah gugur di Piala FA dan Piala Liga dan kini masih berpeluang menjuarai Liga Champions dan Liga Primer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







