Debut Cyrus Margono Ditandai Kekalahan Persija, Mauricio Souza Elak Kritik Terbuka
AKURAT.CO, Pertandingan melawan Bhayangkara FC memberikan kesan “campur-aduk” bagi Kiper Persija Jakarta, Cyrus Margono. Betapa tidak? Duel itu adalah debutnya untuk Persija sekaligus Cyrus kebobolan tiga gol dalam kekalahan 2-3.
Persija sejatinya unggul lebih dulu melalui Rayhan Hannan di menit pertama untuk skor 1-0 dan 2-1 lewat gol Fabio Calonego di menit ke-63 pada laga di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), itu.
Namun, Bhayangkara membalas dengan membobol gawang Cyrus Margono lewat Moussa Sidibe di menit ke-28 dan ke-90+4 serta Dendy Sulistyawan di menit ke-86.
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menolak untuk memberikan evaluasi terbuka terhadap penampilan perdana Cyrus Margono untuk timnya. Souza akan melakukannya ketika tim kembali ke sesi latihan.
“Saya perlu melihat kembali gol-gol untuk melakukan evaluasi,” kata Mauricio Souza sebagaimana dipetik dari laman resmi I.League, Senin (6/4/2026).
“Dalam situasi seperti ini, saya akan fokus melakukan koreksi di sesi latihan. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk menilai satu pemain secara individu.”
Tanpa menyebut nama secara langsung, Mauricio Souza berharap pemain bisa melakukan introspeksi atas kekalahan berat di kandang Bhayangkara.
“Mereka semua adalah pemain profesional. Setiap pemain harus mampu menilai dirinya sendiri dan melakukan otokritik terhadap performanya,” kata Souza.
“Setelah saya meninjau ulang rekaman pertandingan, saya akan melakukan analisis yang lebih mendalam. Dari situlah proses koreksi berjalan.
“Siapa yang bermain baik tentu menyadarinya. Begitu juga sebaliknya, mereka yang belum tampil maksimal pasti memahami bahwa performanya belum optimal.”
Kekalahan atas Bhayangkara merupakan pukulan berat bagi Persija dalam persaingan untuk gelar juara Super League. Kini mereka tercecer sembilan poin dari Persib Bandung yang bercokol di puncak klasemen.
Mauricio Souza sendiri belum mau menyerah selama secara matematis peluang Persija menjadi juara belum tertutup.
Macan Kemayoran masih punya delapan pertandingan tersisa menuju akhir musim Super League. Duel terdekat adalah menjamu Persebaya Surabaya pada 11 April mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







