Susul Presiden FIGC, Gianluigi Buffon Mundur dari Jabatan Kepala Delegasi Timnas Italia

AKURAT.CO, Ketua Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, memutuskan mundur dari jabatannya menyusul kegagalan tim nasionalnya lolos ke Piala Dunia 2026.
Gabriele Gravina mengumumkan pengunduran dirinya dalam pertemuan dengan sejumlah petinggi sepakbola Italia di markas FIGC di Roma, Italia, Kamis (2/3/2026).
Sejalan dengan pengumuman itu, Gabriele Gravina juga mengusulkan digelarnya Kongres Luar Biasa FIGC untuk memilih ketua baru pada 22 Juni mendatang.
“Dia telah mengumumkan mundur dari jabatan yang sudah diembannya sejak Februari 2025 dan telah meminta Kongres Luar Biasa FIGC pada 22 Juni di Roma,” tulis FIGC di laman resmi mereka.
Pada saat yang sama, legenda sepakbola Italia, Gianluigi Buffon, juga memutuskan melepaskan jabatannya sebagai Kepala Delegasi Tim Nasional Italia.
Eks kiper yang turut dalam Timnas Italia juara Piala Dunia 2006 itu mengatakan bahwa mundur dari jabatannya adalah bentuk tanggung jawab menyusul keputusan mundur yang diambil oleh Gravina.
“Kini Presiden Gravina sudah memilih mundur, saya merasa bisa melakukan apa yang saya anggap hal paling bertanggung jawab karena, meskipun saya yakin penuh kami telah membangun semangat kuat dan persatuan bersama dengan Rino (Gennaro) Gattuso dan seluruh staf,” tulis Buffon.
Gianluigi Buffon mengakui bahwa kegagalan Timnas Italia ke Piala Dunia 2026 yang dipimpin Gennaro Gattuso di bangku pelatih itu adalah kenyataan pahit. Namun, eks kiper Juventus itu mengatakan bahwa ia memetik pelajaran dari situasi ini.
“Saya mengambil semuanya dari pengalaman ini, bersyukur atas kesempatan istimewa (menjadi Kepala Delegasi Timnas Indonesia) dan pelajaran yang sudah diberikan kepada saya, bahkan dalam akhir yang menyakitkan ini. Forza Azzuri, selalu,” tulis Buffon.
Timnas Italia gagal ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti menghadapi Bosnia-Herzegovina pada final play-off kualifikasi zona Eropa di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia-Herzegovina, Selasa (31/3/2026).
Kegagalan ini terasa semakin pahit karena merupakan yang ketiga secara beruntun setelah Azzuri absen di Piala Dunia Rusia 2018 dan Qatar 2022. Italia menjadi negara juara Piala Dunia pertama yang merasakan hal tersebut sepanjang sejarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






