Indonesia vs Bulgaria: Kalah 0-1, Garuda Runner-up FIFA Series

AKURAT.CO, Menjamu Bulgaria, Timnas Indonesia mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Skuad Garuda mengurung pertahanan Bulgaria.
Namun, rapatnya pertahanan Bulgaria membuat Timnas Indonesia tidak mampu menciptakan peluang matang.
Meski ditekan, Bulgaria perlahan bangkit. Tepatnya di menit lima belas, wakil Eropa ini mulai bisa keluar dari tekanan Timnas Indonesia.
Bahkan di menit delapan belas Minchev Dimitrov mampu melepaskan sepakan.
Beruntung, sepakan ini masih bisa dihalau oleh penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero.
Bulgaria perlahan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Bahkan, secara mengejutkan Bulgaria mampu unggul lebih dahulu.
Di mana di menit ke-37, Marin Petkov berhasil mencetak gol lewat titik putih. Penalti ini didapat setelah Kevin Diks melanggar pemain Bulgaria.
Wasit Nasaruddin Nazmi sempat tidak memberikan pelanggaran, namun setelah ditinjau VAR bahwa terjadi pelanggaran dan Bulgaria mendapat penalti.
Marin Petkov dengan tenang mengecoh Emil Audero dan membawa Bulgaria unggul sementara atas Timnas Indonesia.
Selepas gol memang tidak ada peluang yang kembali tercipta. Alhasil, di 45 menit pertama Timnas Indonesia tertinggal 0-1 atas Bulgaria.
Berlanjut pada babak kedua, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melakukan perubahan.
Ia melakukan rotasi dengan menarik keluar Ramadhan Sananta dan memasukkan Ivar Jenner.
Lalu, Eliano Reijnders dan Elkan Baggott menggantikan Nathan Tjoe-A-On serta Ragnar Oratmangoen.
Namun begitu, di babak kedua Bulgaria yang unggul satu gol tetap melancarkan serangan ke gawang Timnas Indonesia.
Pada menit ke-57, Martin Minchev melepaskan sepakan keras. Beruntung, bola sepakannya masih membentur pemain belakang Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia yang tertinggal satu gol pun menambah intensitas serangan. Di menit ke-72, hampir saja skuad Garuda berhasil menyamakan kedudukan.
Ole Romeny yang melihat penjaga gawang Bulgaria meninggalkan jauh posisinya melepaskan bola lob. Sayang, bola lob dari Ole Romeny masih membentur mistar gawang.
Di menit ke-80, Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang. Vladimir Nikolaev yang lolos pergerakannya merangsek ke dalam kotak penalti.
Beruntung, sepakannya bisa dihalau Emil Audero.
Di menit ke-86, usaha Timnas Indonesia mencari gol penyeimbang masih gagal. Rizky Ridho yang melakukan overlapping melepaskan sepakan dari dalam kotak penalti.
Sayang, bola bisa dihalau penjaga gawang Bulgaria, Dimitar Mitov, dan bola muntah pun membentur mistar gawang.
Hingga 90 menit laga usai, tidak ada gol tambahan. Timnas Indonesia harus takluk 0-1 atas Bulgaria.
Dengan hasil ini, Bulgaria menjadi juara FIFA Series 2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Sementara Timnas Indonesia harus puas di posisi kedua, lalu Saint Kitts and Nevis di posisi ketiga usai menaklukkan Kepulauan Solomon 4-2 di laga sebelumnya.
Indonesia 0-1 Bulgaria
Final FIFA Series 2026
Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta/Senin, 30 Maret 2026
Wasit: Nasaruddin Nazmi (Malaysia)
Gol: Marin Petkov (37' .pen)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






