Pasca Laga Lawan Persija, Manajemen Dewa United Bakal Ultimatum Pelatih Jan Olde Riekerink

AKURAT.CO, Manajemen Dewa United Banten FC mulai mengambil langkah tegas menyusul hasil yang belum konsisten sepanjang musim 2025-2026.
Evaluasi terhadap kinerja pelatih Jan Olde Riekerink pun dipastikan segera dilakukan dalam waktu dekat.
Keputusan tersebut muncul setelah langkah Dewa United terhenti di babak perempat final AFC Challenge League (ACGL) 2025-2026.
Kegagalan di ajang internasional itu menjadi salah satu faktor yang mendorong manajemen untuk melakukan penilaian menyeluruh.
Tak hanya di level Asia, performa tim di kompetisi domestik Super League juga menjadi sorotan.
Penampilan Dewa United sepanjang musim ini dinilai belum stabil dengan hasil yang cenderung naik turun dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
Hingga pekan ke-25, klub berjuluk Banten Warriors itu masih tertahan di papan tengah klasemen.
Mereka menempati posisi kesembilan dengan koleksi 34 poin, angka yang belum cukup untuk bersaing di jalur papan atas.
Dari total 25 pertandingan yang telah dilakoni, Dewa United mencatatkan sepuluh kemenangan, empat hasil imbang, dan sebelas kekalahan.
Catatan tersebut mencerminkan inkonsistensi yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih.
Presiden klub, Ardian Satya Negara, menegaskan bahwa evaluasi terhadap Jan Olde Riekerink akan segera dilakukan usai pertandingan melawan Persija Jakarta.
"Mungkin setelah pertandingan hari ini (lawan Persija, manajemen panggil Jan Olde Riekerink), karena kemarin mepet sekali kan untuk fokus persiapan lawan Persija. Setelah ini akan saya panggil," ujar Ardian di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Ardian mengungkapkan bahwa manajemen telah menyiapkan target khusus yang harus dicapai sang pelatih.
Riekerink diminta membawa Dewa United setidaknya finis di posisi lima besar pada akhir musim.
Target tersebut terbilang menantang jika melihat situasi klasemen saat ini. Posisi kelima ditempati Persita Tangerang dengan raihan 41 poin, atau unggul tujuh angka dari Dewa United.
"Akan ada target (ultimatum) seperti itu. Sementara realistisnya lima besar kalau melihat poin sekarang ya," kata Ardian menambahkan.
Selain performa tim, faktor kontrak juga menjadi pertimbangan penting. Masa kerja Riekerink bersama Dewa United akan berakhir pada pengujung musim ini, sehingga evaluasi akan menentukan kelanjutan kerja sama kedua pihak.
"Sementara kontraknya memang sampai akhir musim ini," tutur Ardian.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Dewa United dituntut segera menemukan konsistensi jika ingin menjaga peluang menembus papan atas.
Keputusan manajemen dalam waktu dekat pun akan menjadi penentu arah tim ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







