AKURAT.CO Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Tottenham Hotspur dalam gelaran Final UEFA Super Cup 2025. Pertandingan tersebut digelar pada Kamis, 14 Agustus 2025 pukul 02.00 WIB di Bluenergy Stadium, Udine, Italia.
Pada pertandingan tersebut, penggemar PSG dikejutkan dengan tidak hadirnya Gianluigi Donnarumma, kiper utama PSG, pada pertandingan tersebut. Donnarumma digantikan oleh Lucas Chevalier, kiper utama baru PSG yang dibeli dari Lille.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Chelsea vs PSG: Dembele Lawan Joao Pedro, Siapa Lebih Tajam
Berkat keputusan tersebut, komentar pro dan kontra meramaikan media sosial. Pasalnya, Luis Enrique melakukan langkah berani untuk memberikan debut pada Lucas Chevalier di laga ini. Lantas, bagaimana debut Lucas Chevalier di PSG? Simak informasinya berikut ini!
Blunder Chevalier Melawan Tottenham
Sebenarnya, babak pertama dimulai dengan dominasi dari PSG. Namun, tidak ada peluang berbahaya yang diciptakan dari dominasi tersebut.
Gol pertama justru dimiliki oleh Tottenham yang memanfaatkan sedikit blunder dari Lucas Chevalier.
Chevalier sebenarnya sudah melakukan penyelamatan bagus dari Joao Palhinha yang coba mencetak gol. Namun, bola terbang bebas dan dimanfaatkan dengan baik oleh Micky van de Ven. Skor 1-0 milik Tottenham terjadi di menit ke-39.
Tak perlu diragukan lagi kalau Chevalier menanggung beban besar di pundaknya. Setelah kesalahan pada gol pertama, sang kiper kembali melakukan kesalahan yang berujung gol kedua untuk Tottenham.
Pedro Porro yang mengeksekusi tendangan bebas membuat Chevalier kehilangan posisi dan menjadi tidak siap. Hal tersebut dimanfaatkan Romero yang melakukan sundulan ke arah gawang.
Pada waktu normal, pertandingan berakhir sama kuat dengan skor 2-2.
Baca Juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain PSG vs Tottenham di Piala Super Eropa 2025
Pahlawan Adu Penalti PSG vs Tottenham
Lucas Chevalier harus menunjukkan performanya jika ingin kembali mendapatkan kepercayaan Luis Enrique. Terbukti, pada babak adu penalti sang pemain tampil sebagai sosok yang berbeda.
Lucas Chevalier berhasil menepis dua sepakan penalti dari Mathys Tel dan Micky van de Ven. Berkat hal tersebut, PSG berhasil keluar sebagai juara dengan skor akhir 5-4. Kemenangan ini tak hanya berguna bagi PSG, tetapi juga sang pemain.
Lucas Chevalier telah menunjukkan dirinya layak dan terhindar dari berbagai hujatan yang mungkin datang dari penikmat sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








