I.League: Regulasi 7 Pemain Asing di Super League Bakal Bikin Pemain Lokal Bersaing
Leo Farhan | 28 Juli 2025, 19:51 WIB

AKURAT.CO, Operator kompetisi sepakbola nasional, I.League, resmi menetapkan regulasi baru terkait kuota pemain asing dan pemain U-23 yang akan diterapkan mulai musim kompetisi Super League 2025-2026.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa kebijakan ini telah difinalisasi sebagai bagian dari sinkronisasi dengan kebutuhan Tim Nasional Indonesia. Di mana komposisi pemain asing kini mengikuti skema 7-9-11.
"Ya… 7-9-11 itu sudah final," kata Ferry saat ditemui di Media Center Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (28/7).
Baca Juga: Ketuk Palu, Regulasi I.League Tetapkan Klub Hanya Bisa Mainkan Maksimal Tujuh Pemain Asing
"Jadi per musim depan ini regulasi pemain asing kita, tujuh yang main di dalam lapangan, sembilang yang ada di DSP (Daftar Susunan Pemain), dan 11 yang boleh didaftarkan."
Selain itu, Ferry juga menjelaskan terkait penyesuaian dalam regulasi pemain muda. Klub peserta Liga 1 wajib mendaftarkan tujuh pemain U-23 kelahiran 2003.
Dari jumlah tersebut, setidaknya satu pemain harus dimainkan selama 45 menit dalam setiap pertandingan.
Ferry menyebut bahwa penyesuaian ini didasarkan pada efektifitas pemanfaatan pemain muda di lapangan dan demi memberi ruang yang lebih besar untuk pemain-pemain potensial Timnas Indonesia.
Baca Juga: Erick Thohir Surati I.League, Minta Jumlah Maksimal Pemain Asing di Super League Dikurangi
"Kalau dilihat dari pemanfaatannya memang tujuh (pemain) lebih ideal, karena pemain nasionalnya nanti ada kesempatan yang lebih besar dibandingkan kalau delapan," kata Ferry.
"Kemarin memang bisa dibilang itu kan keinginan klub lah ya. Tapi kita semua juga sepakat bahwa kebutuhan Tim Nasional adalah menjadi sesuatu yang sangat penting untuk bisa kita realisasikan."
Lebih lanjut, Ferry memastikan bahwa seluruh klub Liga 1 telah menerima regulasi baru ini. Menurutnya, sebagai operator kompetisi, I.League hanya menjalankan kebijakan yang sudah ditetapkan oleh federasi dalam hal ini PSSI.
"Terima. Harus terima lah. Karena regulasinya kan ada di PSSI," tegas Ferry.
Dengan regulasi ini, I.League berharap kualitas kompetisi domestik tetap kompetitif tanpa mengabaikan peran penting dalam pembinaan pemain muda demi mendukung program jangka panjang Tim Nasional Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







