MU Peringkat ke-16 di Klasemen, Ruben Amorim Pertimbangkan Hengkang Akhir Musim

AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim, secara terbuka menyatakan bahwa ia mempertimbangkan meninggalkan posisinya jika tren buruk timnya berlanjut sampai akhir musim ini.
Pernyataan ini disampaikan Ruben Amorim pasca kekalahan 0-2 MU atas West Ham United di pekan ke-36 Liga Primer Inggris 2024-2025 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (11/5).
Kekalahan tersebut menandai tren tanpa kemenangan MU di tujuh laga terakhirnya di Liga Primer musim ini. Lima di antaranya selesai dengan kekalahan Setan Merah.
Baca Juga: MU vs Tottenham di Final Liga Europa, Siapa Bakal Lolos dari 'Lubang Jarum'?
“Jika kami memulai dengan seperti ini, jika perasaan (seperti ini) masih ada, kami harus memberikan ruang untuk orang lain,” kata Amorim sebagaimana dipetik dari BBC.
Situasi buruk MU di Liga Primer memang berbanding terbalik dengan pencapaian mereka di kompetisi Eropa. Amorim sukses membawa timnya ke final Liga Europa sementara di kompetisi domestik menempati peringkat ke-16.
Secara matematis, MU memang tidak bakal turun ke divisi kedua. Namun, untuk klub sekelas MU berselisih dua posisi sebelum zona degradasi adalah hal yang tak bisa diterima.
“Kami kehilangan rasa bahwa kami adalah sebuah klub besar dan adalah akhir dunia jika kami kalah di sebuah pertandingan di kandang,” kata Amorim.
Baca Juga: Bursa Transfer: Incar Matheus Cunha, MU Berpotensi Lepas Marcus Rashford dan Jadon Sancho
“Jika kami tidak takut kalah di satu pertandingan sebagai Manchester United dan tidak punya ketakutan itu lagi, itu adalah hal paling berbahaya yang bisa dialami sebuah klub besar.”
Pelatih asal Portugal yang didatangkan dari Sporting Lisbon pada November silam itu juga mengingatkan bahwa pencapaian lolos ke final Liga Europa tak sebanding dengan buruknya posisi di kompetisi domestik.
“Semua orang berpikir tentang final (Liga Europa). Final bukanlah masalah. Kami punya hal-hal yang lebih besar untuk dipikirkan,” ucap Amorim.
“Saya bicara tentang diri saya sendiri dan budaya di klub dan budaya di tim. Kami harus mengubahnya.”
MU masih punya dua laga lagi di Liga Primer dengan bertandang ke Chelsea pada 16 Mei dan menjamu Aston Villa pada 25 Mei. Di sela-sela itu mereka akan menghadapi Tottenham Hotspur untuk final Liga Europa pada 21 Mei mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







