Akurat Logo

Indonesia Disorot Dunia, Media Asing Pantau Pemecatan Shin Tae-yong dan Penunjukan Patrick Kluivert

Endarti | 6 Januari 2025, 22:40 WIB
Indonesia Disorot Dunia, Media Asing Pantau Pemecatan Shin Tae-yong dan Penunjukan Patrick Kluivert
 
 
AKURAT.CO, Perkembangan sepakbola di Indonesia sudah mulai dipandang dan menjadi perhatian dunia. Hal itu terindikasi menyebarnya kabar pemecatan Shin Tae-yong sebagai Pelatih Timnas Indonesia.
 
Shin Tae-yong memang telah resmi dipecat oleh PSSI. Kini PSSI akan melakukan pergantian penghuni kursi Pelatih Timnas Indonesia anyar selepas melepas Shin Tae-yong.
 
Kabar pergantian pelatih Timnas Indonesia mendapat sorotan dari pakar transfer sekaligus jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano.
 
 
Bahkan sejumlah media internasional juga turut memberitakan sosok-sosok pelatih anyar Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong.
 
Fabrizio Romano dan deretan media internasional bahkan sudah menulis mantan pemain Timnas Belanda, Patrick Kluivert, yang disebut akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia
 
Fabrizio menulis di akun X-nya bahwa Patrick Kluivert akan menandatangani kontrak sebagai pelatih Indonesia dengan durasi kontrak dua tahun. 
 
"Dua tahun ditambah opsi (perpanjangan) dua tahun, presentasi akan dilakukan pada tanggal 12 Januari di Indonesia," kata Romano dalam cuitannya melalui akun X, @FabrizioRomano Senin (6/1). 
 
Dia menambahkan bahwa Kluivert diberikan target untuk meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
 
Sementara media asal Inggris, The Sun, juga menulis soal pelatih baru Timnas Indonesia itu. The Sun menyoroti pemecatan Shin Tae-yong yang mengejutkan serta rumor soal Kluivert yang akan berlabuh ke Indonesia. 
 
"Kluivert, pemain internasional Belanda dengan 79 caps dan 40 gol, belum sepenuhnya mengulangi kariernya yang gemilang sebagai pemain ketika menjabat sebagai seorang pelatih," tulis The Sun, Senin (6/1).
 
"Ketua Federasi Sepakbola Indonesia, Erick Thohir, telah mengumumkan pemecatan mengejutkan terhadap Shin Tae-yong, pelatih yang sukses dan populer pada hari Senin ini."
 
 
The Sun kemudian menulis langkah itu dilakukan sebagai upaya Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia 2026. 
 
"Negara tersebut menduduki peringkat ke-127 dalam peringkat dunia FIFA, belum pernah tampil di Piala Dunia, tetapi berada dalam persaingan ketat setelah mengawali kualifikasi dengan sukses," tulis The Sun.
 
Tak hanya itu, media asal Belanda, Voetbal International, juga menulis soal Kluivert yang akan menandatangani kontrak dua tahun sebagai pelatih Timnas Indonesia. 
 
"Patrick Kluivert adalah sosok yang harus membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026, sumber mengonfirmasi kepada VI (Voetbal International)," tulis Voetbal International.
 
"Mantan pemain internasional berusia 48 tahun itu akan ditunjuk dalam jangka pendek sebagai penerus Shin Tae-yong dari Korea Selatan yang dipecat pada hari Senin."
 
Di sisi lain, pengamat sepakbola nasional, Kesit Budi Handoyo, juga mengatakan perkembangan sepakbola di Indonesia disorot dunia.
 
Ditambah lagi, Patrick Kluivert yang punya nama besar sebagai pemain di eranya ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia. 
 
"Itu nilai lebihnya untuk Indonesia," kata Kesit.
 
Menurutnya, kondisi itu tentu mendapat perhatian agen atau pakar sepakbola dunia seperti Fabrizio Romano yang kerap memberikan bocoran info soal kiprah pemain dan pelatih top dunia.
 
Kesit kemudian menyoroti soal kabar Patrick Kluivert menjadi pengganti Shin Tae-yong. Kluivert memang belum punya banyak pengalaman menjadi pelatih tim nasional. 
 
Namun, Kesit menilai pengalamannya sebagai asisten Louis Van Gaal di Timnas Belanda bisa jadi modal yang baik.
 
"Pengalamannya sebagai asisten Louis Van Gaal di Timnas Belanda mungkin bisa jadi modal cukup bagus untuk melatih Indonesia. Selain juga pernah menangani Curacao, dan Asisten Pelatih Timnas Kamerun," kata Kesit.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H