Dikritik karena Pilih Daffa Fasya Ketimbang Cahya Supriadi, Ini Alasan Shin Tae-yong

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjelaskan bahwa cedera menjadi alasannya melakukan rotasi di posisi penjaga gawang dengan memainkan Daffa Fasya dan menggantikan Cahya Supriadi.
“Terkait situasi Daffa Fasya dan Cahya Supriadi, memang Cahya mengalami cedera,” ucap Shin Tae-yong di Solo, Jawa Tengah, Kamis (12/12).
"Cahya mengalami cedera sehingga dia harus menjalani MRI scan."
Baca Juga: Timnas Indonesia Ditahan Imbang Laos 3-3, Shin Tae-yong Malu dengan Permainan Pasukannya
Daffa Fasya memang mengawal gawang Timnas Indonesia saat Timnas Indonesia melawan Laos di babak kedua grup B Piala AFF 2024-2025.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12), ini Timnas Indonesia hanya bermain imbang 3-3.
Gawang Daffa Fasya memang dengan mudah dibobol oleh pemain Laos. Tak ayal sorotan tajam mengapa Shin Tae-yong memainkan penjaga gawang Borneo FC.
Baca Juga: AFF: Butuh Ivar Jenner di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Minta Bantuan PSSI dan Media
Sebab pada laga sebelumnya, gawang Timnas Indonesia yang dikawal Cahya Supriadi terbebas dari kebobolan dan meraih kemenangan 1-0 atas tuan rumah Myanmar.
Shin Tae-yong memang tidak mau memaksa pemainnya untuk bermain. Baginya keselamatan pemainnya menjadi hal utama.
“Menjaga para pemain adalah hal terpenting bagi saya. Untuk melawan Vietnam apakah bisa bermain atau tidak saya harus perlu mengecek kondisinya,” kata Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia memang bakal langsung bertandang ke Hanoi, Vietnam. Skuad Garuda bakal menantang tuan rumah Vietnam dalam laga ketiga grup B Piala AFF yang akan berlangsung pada Minggu (15/12).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








