Akurat Logo

Timnas Indonesia Takluk dari Jepang, PSSI Bingung Elkan Baggott Jadi Striker

Fiqih Rahmawati | 25 Januari 2024, 10:36 WIB
Timnas Indonesia Takluk dari Jepang, PSSI Bingung Elkan Baggott Jadi Striker

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali tidak habis pikir mengapa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menjadikan Elkan Baggott sebagai striker saat Timnas Indonesia takluk dari Jepang.

Timnas Indonesia memang tidak bisa berbuat apa-apa saat bersua Jepang di laga pamungkas Grup D Piala Asia 2023. Bermain di Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Timnas Indonesia takluk dengan skor 1-3.

Dalam laga tersebut ada kejadian yang menarik. Yakni saat Shin Tae-yong memasukkan Elkan Baggott yang menggantikan Egy Maulana Vikri karena cedera.

Baca Juga: Buruk di Indonesia Masters, Jonathan Christie Keluhkan Angin dan Shuttlecock

Alih-alih bermain sebagai pemain belakang, Elkan Baggott justru ditempatkan sebagai striker, dan Rafael Struick yang sejatinya striker bermain di posisi Egy Maulana Vikri.

Hal ini pun membuat Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali sedikit menggaruk kepala akan keputusan Shin Tae-yong. Terlebih bagi Zainudin Amalia stok pemain depan Timnas Indonesia masih ada di bangku cadangan.

Namun meski begitu, Zainudin Amali tidak mau mencampuri urusan Shin Tae-yong. Baginya semua taktik dan strategi di lapangan sepenuhnya menjadi hak Shin Tae-yong sebagai pelatih.

“Saya tidak tahu apa strategi Shin Tae-yong (STY) sampai mendorong Baggott ke depan, padahal dia belum pernah dalam posisi itu dan kelihatan seperti apa,” ucap Zainudin Amali selepas nonton bareng di GBK Arena. 

“Saya tidak tahu, padahal itu kan masih ada beberapa pemain depan kita, cuma kan kita tidak tahu apa yang ada dipikiran pelatih, kita percaya saja kepada apa yang diputuskan pelatih,” tambah Amali. 

Baca Juga: Kisah Nabi Tentang Menjaga Lingkungan, Disebut dam Berbagai Riwayat Hadits

Meski menelan kekalahan mantan Menpora ini cukup puas dengan permainan Timnas Indonesia. Setidaknya penggawa Garuda memberikan perlawanan yang luar biasa.

“Tapi secara keseluruhan sih anak-anak sudah menunjukkan perlawanan yang luar biasa, cuma memang dikagetkan dengan gol yang sangat cepat, di menit ke-6 penalti itu.”

“Saya kira itu juga secara mental sangat berpengaruh, kalau sudah dari awal kemasukan keduluan,” tukas dia.

Memang dengan kekalahan ini membuat peluang Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar menipis. Skuat Merah Putih menggantungkan nasibnya untuk lolos ke negara lain.

Timnas Indonesia bisa lolos ke babak 16 besar bila Bahrain kalah dua gol atas Jordania. Lalu Kirgizstan bisa menahan imbang Oman.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

F
Lufaefi
Editor
Lufaefi