PSSI Resmi Dukung Arab Saudi, Indonesia Lepas Pencalonan Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Bersama Australia

AKURAT.CO, PSSI secara resmi menyatakan dukungan terhadap pencalonan Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034. Dukungan ini diharapkan bisa membuka kesempatan bagi Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia pasca 2034.
Dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Indonesia menganggap posisi Arab Saudi sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 akan mengembangkan sepakbola di wilayah Asia.
“Kami dengan antusias mendukung usaha yang dilakukan Federasi Sepakbola Arab Saudi ini dengan membawa Piala Dunia FIFA kembali ke Asia,” kata PSSI dalam suratnya sebagaimana dipetik dari laman resminya.
Baca Juga: Piala Dunia 2034: Erick Thohir Sebut Australia Ajak Indonesia Jadi Tuan Rumah Bersama
“(Dukungan ini) dengan harapan terciptanya warisan abadi tidak hanya untuk wilayah Asia tetapi juga untuk seluruh dunia.”
Jika benar Arab Saudi mendapatkan hak untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2034, maka mereka akan menjadi negara Asia keempat yang menyelenggarakan Piala Dunia selepas Jepang-Korea Selatan dan Qatar.
Dukungan PSSI terhadap Arab Saudi sebenarnya merupakan perubahan sikap karena sebelumnya Indonesia hendak mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Australia.
ESPN menyebut PSSI mengubah posisinya beberapa jam sebelum pertemuan daring Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Rabu (17/10). Pada saat yang sama, Presiden FIFA, Gianni Infantino, meminta AFC satu suara untuk pencalonan Piala Dunia 2034.
Baca Juga: Erick Thohir Sebut Kesuksesan Piala Dunia U-17 Modal Bidding Piala Dunia 2034
“Sudah cukup perpecahan yang terjadi di seluruh dunia. Kita punya peluang memberikan pesan persatuan,” kata Infantino.
Dengan lepasnya Piala Dunia 2034, maka impian Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia bakal mundur sekitar 23 tahun lagi. Indonesia kemungkinan akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2046.
Adapun Arab Saudi berada di posisi terdepan untuk mendapatkan Piala Dunia 2034 karena kemampuan finansial dan infrastrukturnya.
Negara tersebut telah membeli klub Liga Primer, Newcastle United, serta memboyong pemain kelas dunia ke Liga Pro Saudi tahun ini.
Pun demikian, yang akan mengganjal adalah isu hak asasi manusia. Arab Saudi selama ini dicitrakan sebagai negara yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia disertai dengan tuduhan pembunuhan jurnalis Jamal Kashoggi terhadap Putra Mahkota Saudi, Mohamed Bin Salman.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







