Baca Juga: Prediksi Indonesia vs Kirgistan: Menang Dua Gol Cukup Masuk Akal Untuk Garuda MudaIndonesia akan melakoni laga kedua melawan Chinese Taipei di tempat yang sama pada Kamis (21/9), pukul 16.00 WIB. Kemenangan akan membantu Indonesia untuk mengamankan tempat di babak selanjutnya.
Jalannya LagaGaruda Muda langsung bermain terbuka sejak awal paruh pertama. Beberapa serangan coba dilancarkan melalui sisi sayap lewat Muhammad Taufany dan Rachmat Irianto.
Upaya demi upaya yang dibangun itu masih mudah dihalau barisan pertahanan Kirgistan. Indonesia masih kesulitan menciptakan ancaman di depan gawang.
Kirgistan bahkan mampu menebar ancaman lebih dulu lewat serangan balik cepat. Peluang emas didapat Dastanbek Toktosunov saat berhadapan satu lawan satu dengan Ernando Ari.
Beruntung, kiper Persebaya Surabaya itu mampu menepis tendangan Toktosunov dan hanya menghasilkan tendangan penjuru bagi Kirgistan.
Indonesia terus membangun serangan untuk bisa menciptakan gol pembuka. Namun, salah komunikasi kerap terjadi di lini depan antara Ramai Rmakiek, Egy Maulana Vikri, dan Titan Agung membuat peluang hilang begitu saja.
Baca Juga: Asian Games: Timnas Indonesia Latihan Perdana Di Hangzhou, Indra Sjafri Masih Tunggu PemainDi menit-menit akhir paruh pertama, Indonesia mendapat peluang untuk membuka keunggulan lewat Taufany. Sayang, tandukkan pemain Borneo FC itu masih lemah dan mudah saja untuk diamankan Kurmanbek Nurlanbekov.
Hingga peluit panjang berakhirnya paruh pertama ditiupkan, skor 0-0 tidak berubah untuk kedua tim. Pertandingan pun memasuki 15 menit waktu turun minum.
Memasuki paruh kedua, pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri coba merubah pola permainan dengan memasukkan Dony Tri Pamungkas untuk menggantikan Titan Agung di lini depan skuay
Garuda.
Indonesia mendapat peluang lewat sepakan keras Abimanyu dari luar kotak penalti. Sayang, bola mengenai pemain lawan dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi Indonesia.
Hanya berselang beberapa menit, giliran Egy Maulana yang memberikan ancaman usai menyambut bola liar di depan kotak penalti Kirgistan. Sayang, sepakannya masih melenceng di sisi gawang.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-58. Adalah Ramai Rumakiek yang mampu membawa Indonesia sementara ini unggul 1-0 lewat golnya memanfaatkan umpan Taufani.
Kirgistan hampir saja berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan Arsen Sharshenbekov. Beruntung, Ernando berhasil melakukan penyelamatan gemilang untuk mengamankan gawang Indonesia.
Indonesia yang memimpin 1-0 semakin nyaman dalam penguasaan bola. Sementara itu, Kirgistan yang butuh gol penyeimbang mulai bermain keras dengan beberapa pelanggaran berbahaya bahkan kerap dilakukan untuk memotong pergerakan skuat
Garuda.
Jelang berakhirnya laga, Hugo Samir yang masuk menggantikan Egy Maulana berhasil menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0 usai memanfaatkan blunder bek Kirgistan.
Hugo yang mendapatkan bola langsung melakukan
solo run sebelum melepaskan tembakan mendatar melewati penjaga gawang Kirgistan yang sudah terlanjut maju untuk coba menghalau bola.
Hingga peluit panjang berakhirnya pertandingan ditiupkan. Skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia tidak berubah.
Indonesia 2-0 KirgistanPertandingan pertama Grup F Asian Games Hangzhou 2022
Zheijiang Normal University East Stadium, Jinhua, Selasa (19/9), Pukul 19.30 WIB
Gol: Ramai Rumakiek (58'), Hugo Samir (90+2')
Wasit: Baraa Aisha (Palestina)
Indonesia: Ernando Ari; Robi Darwis, Andy Setyo, Rizky Ridho, Haykal Al Hafiz; Rachmat Irianto, Syahrian Abimanyu, Muhammad Taufany; Ramai Rumakiek, Titan Agung, Egy Maulana.
Pelatih: Indra Sjafri.
Kirgistan: Kurmanbek Nurlanbekov; Adilet Nurlan Uulu, Elaman Akylbekov, Baiaman Kumarbai Uulu, Nurbol Baktybekov; Adilet Kanybekov, Islam Mezhitov, Mirlan Bekberdinov, Ernaz Abilov; Maksat Alygulov, Dastanbek Toktosunov.
Pelatih: Lisitsyn Maksim.