Pelatih Bhayangkara FC Beberkan Alasan Mereka Sulit Keluar dari Papan Bawah

AKURAT.CO - Bhayangkara FC masih kesulitan untuk bisa menemukan performa terbaik mereka. Tim berjuluk The Guardian ini terpuruk di papan bawah klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2023-2024.
Pasukan Emral Abus ada di peringkat 17 klasemen dengan koleksi empat poin hasil dari satu kemenangan, satu hasil imbang dan tujuh kekalahan dari sembilan laga yang sudah dilakoni.
Emral Abus menegaskan bahwa tidak ada faktor eksternal yang menjadi penyebab merosot tim yang diasuhnya selama bergulirnya Liga 1 Indonesia 2023-2024. Emral mengatakan timnya hanya kurang memiliki daya juang.
"Saya rasa tidak ada faktor eksternal yang mengganggu tim ini. Kemudian kalau faktor internal, hanya semangat juang saja," kata Emral pada sesi jumpa pers seperti dikutip laman Indosport.
"Kalau semangat juang berlipat ganda InsyaAllah, kalau saya lihat dari kemampuan anak-anak ya sudah cukup merata semua."
Perolehan ini berbanding jauh dengan musim lalu, di mana Bhayangkara FC mampu menduduki peringkat tujuh dengan raihan total 51 poin hasil dari 15 menang, enam imbang dan 13 kalah.
The Guardian juga merupakan juara Liga 1 Indonesia musim 2017. Wajar jika para penggemar Bhayangkara FC menantikan kembali prestasi tim kesayang di Liga 1 Indonesia musim ini.
Untuk bisa mendapatkan hasil positif di musim ini, Emral Abus menekankan kepada anak-anak asuhnya agar terus bekerja keras dan lebih giat lagi demi mengejar ketertinggalan mereka di musim 2023-2024.
"Siapapun yang diturunkan juga bisa akan bermain sesuai dengan skema yang diharapkan. Balik lagi kalau kita mau menang harus kerja keras ya," jelas pelatih Bhayangkara FC tersebut.
"Effortnya harus lebih dari yang biasa-biasa agar kita bisa memenangkan pertandingan, kemudian dari kebersamaan insyaAllah tim ini akan terus bangkit."
Di laga selanjutnya, Bahayangkara FC akan menantang sang pemuncak klasemen, Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (25/08), pukul 15.00 WIB.
Pelatih berdarah Sumatera Barat itu juga menuturkan bahwa dirinya telah menanamkan semangat kepada skuad The Guardian agar tidak mudah putus asa dengan apapun yang dihasilkan.
"Kami selalu semangat memperbaiki tim dan evaluasi apa yang terjadi di pertandingan sebelumnya," jelas Emral Abus.
"Kami lihat kelemahan dan kekuatannya, kemudian kami menganalisa tim lawan dimana kelebihan mereka, dan itu yang kami tuangkan ke game play."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9DPR Ajak Masyarakat Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan




