AKURAT.CO, Tim Nasional Indonesia akan menjamu Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin (19/6) malam nanti. Salah satu penyerang, Dimas Drajad, menilai bahwa penggawa Garuda-julukan Timnas Indonesia-khususnya pemain depan, mesti bermain simpel.
Menurut Dimas Drajad, setiap penyerang yang dipercaya oleh Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk tampil melawan Argentina, mesti bisa bermain efektif. Ia, Rafael Struick, ataupun Dendy Sulistyawan harus memanfaatkan peluang di depan gawang Argentina.
"Mungkin untuk besok (melawan Argentina) siapa pun yang bermain di posisi depan harus bermain efektif dan simpel," kata Dimas Drajad dalam konferensi pers sehari jelang pertandingan di Stadion Utama GBK, Minggu (18/6).
"Kalau ada kesempatan pressing lakukan pressing. Kalau ada momen untuk shooting, ya harus berani shooting."
Penyerang Persikabo 1973 itu sangat antusias menghadapi Argentina. Sebab, lawan yang akan ditantang Garuda adalah tim terbaik dunia, tim yang saat ini menempati nomor satu dunia dalam peringkat FIFA.
"Sangat senang bermain juara piala dunia, semoga kami bisa berikan yang terbaik," katanya.
"Semoga besok kami akan bermain sesuai dengan apa yang diinstrusikan oleh Coach Shin (Tae-yong).
Lebih lanjut, Dimas Drajad mengharapkan doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia saat melawan Argentina, baik yang menonton di rumah maupun langsung di stadion.
Sebagai informasi, PSSI telah melepas lebih dari 60 ribu lembar tiket kepada penonton dan seluruh tiket itu sudah ludes terjual dalam hitungan menit selama tiga hari penjualan .
"Memang tidak mudah lawan juara dunia. Tapi kami akan maksimal, harapannya masyarakat mendukung dan mendoakan para pemain, ofisial, pelatih (Timnas Indonesia) dan semoga kami bisa berikan yang terbaik," kata Dimas Drajad.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa




