Antonio Conte Berterima Kasih Terhadap Suporter Tottenham Yang Punya "Passion"
AKURAT.CO, Antonio Conte boleh pergi dari Tottenham Hotspur dengan hubungan yang kurang baik dengan manajemen klub juga dengan skuat di ruang ganti. Namun tampaknya tidak dengan suporter Tottenham terutama terhadap mereka yang memang memiliki passion terhadap sepakbola.
Hal tersebut disampaikan Antonio Conte dalam ucapan selamat tinggalnya terhadap pendukung Tottenham melalui akun Instragamnya. Secara khusus Conte berterimakasih terhadap suporter yang disebutnya memahami “gaya hidup sepakbolanya sebagai seorang pelatih.”
“Sepakbola adalah passion. Saya ingin mengucapkan terimakasih secara mendalam terhadap semua orang di Spurs yang menghargai dan berbagi passion saya dan gaya hidup sepakbola saya yang intens sebagai seorang pelatih,” kata Conte sebagaimana dipetik dari BBC.
“Ingatan yang khusus terhadap penggemar yang selalu menunjukkan saya dukungan dan apresiasi, tak akan terlupakan mendengar mereka menyanyikan nama saya. Petualangan bersama kita sudah berakhir, saya mengharapkan yang terbaik untuk kalian.”
Tottenham memutus kerjasama dengan Antonio Conte pada awal pekan ini menyusul pernyataan sang pelatih dalam konferensi pers pasca laga kontra Southampton pada 18 Maret lalu. Ketika itu Conte menyebut Tottenham tidak terbiasa bermain di bawah tekanan karena hasil imbang 3-3 setelah sempat unggul 3-1 atas Southampton.
Conte cukup layak untuk mendapatkan hubungan yang baik dengan suporter mengingat capaiannya dalam 16 bulan terakhir di klub Liga Primer Inggris yang bermarkas di London itu.
Masuk menggantikan Nuno Espirito Santo pada November 2021, Conte langsung membawa Tottenham ke Liga Champions di musim perdananya. Padahal, ketika itu Conte mendapat kesan bahwa skuat dan daya beli The Lilywhites–julukan Tottenham–tidak dalam posisi untuk bisa ke Liga Champions.
Conte juga meninggalkan Tottenham tidak dalam kondisi buruk. Memang mereka tersingkir di Liga Champions dan Piala FA namun Tottenham setidaknya masih berada di jajaran empat besar klasemen sementara Liga Primer.
Adapun Tottenham disebut-sebut sedang membidik sejumlah pelatih elite untuk menggantikan Conte. Di antaranya adalah eks pelatih mereka, Mauricio Pochettino, dan mantan Pelatih Tim Nasional Spanyol, Luis Enrique.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai


