Resmi Mundur, Bento: Latih Korea Selatan Jadi Pengalaman Tak Terlupakan
AKURAT.CO, Langkah Korea Selatan (Korsel) di Piala Dunia Qatar 2022 harus terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Brasil. Pelatih Paulo Bento menyatakan mundur dan menanggalkan posisinya sesaat usai pertandingan berakhir.
Korea harus mengakui ketangguhan Brasil dengan skor sangat telak 1-4 di Stadium 974 - Ras Abu Aboud, Doha, Qatar pada Selasa (6/12) dini hari WIB. Taegeuk Warriors-julukan Korsel- bahkan sempat tertinggal empat gol tanpa balas di babak pertama.
Paulo Bento sebagai pelatih, merasa bertanggung jawab atas kekalahan telak yang dialami timnya dari Brasil tersebut. Ia pun ingin kembali ke kampung halamannya, Portugal, setelah menjadi juru taktik Son Heung-min dan kawan-kawan sejak Agustus 2018.
"Kami hanya harus memikirkan masa depan dan tidak akan bersama tim nasional Korea Selatan,” kata Bento dalam jumpa pers pasca-laga, sebagaimana dipetik dari BBC Sport.
“Saya baru saja mengumumkan kepada para pemain dan presiden federasi Korea Selatan dan ini adalah keputusan yang sudah saya ambil sejak September yang sudah ditetapkan.”
Selama menangani Timnas Korea, Bento tercatat sudah memimpin 57 pertandingan internasional. Hasilnya, 35 di antaranya berbuah kemenangan, 13 kali seri, dan sisanya kalah. Selain itu, Bento juga menjadi pelatih paling lama yang memimpin Korea.
"Hari ini saya telah mengonfirmasinya dan saya harus berterima kasih kepada mereka atas semua yang telah mereka lakukan,” ucap Bento.
"Mereka telah memberikan yang terbaik dan saya sangat senang dan bangga menjadi manajer mereka."
Kebersamaan empat tahun dengan Korea Selatan dinilai oleh Bento sebagai sesuatu hal yang sangat fantastis. Dia pun mengaku akan mengingat kenangan dan pengalaman ini selama hidupnya.
"Tim yang fantastis. Pemain yang fantastis dengan etos kerja yang fantastis. Profesional yang sangat baik. Manusia yang sangat baik. Itu adalah pengalaman yang fantastis bagi saya dan staf saya," kata Bento, seperti dilansir dari Yonhap News.
"Itu adalah pengalaman bagi saya yang akan saya ingat sampai hari-hari terakhir hidup saya."[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




